Pages

Tuesday, November 15, 2016

Kawasan Industri di Batam

1
Cammo Industrial Park
Luas Kawasan : 18 Ha
Tenants : 92

2
Batu Ampar Industrial Estate
Tenants : 92

3
Batamindo Industrial Park
Luas Kawasan : 320 Ha
Tenants : 92

4
Bintang Industrial Park ITenants : 92

5
Bintang Industrial Park II
Luas Kawasan : 320 Ha
Tenants : 92

6
Executive Industrial Park
 Luas Kawasan : 36 Ha
Tenants : 92

7
Citra Industrial Park
Tenants  92

8
Citra Buana Centre Park I
Luas Kawasan : 10 Ha
Tenants : 92

9
Citra Buana Centre Park II
Luas Kawasan : 8 Ha
Tenants : 92

10
Citra Buana Centre Park III
Luas Kawasan : 20 Ha
Tenants : 92

11
Hijrah Industrial Park
Tenants : 92

12
Kabil Industrial Park
Luas Kawasan : 23 Ha
Tenants : 92

13
Kara Industrial Park
 Luas Kawasan : 140 Ha
Tenants : 92

14
Latrade Industrial Park
Luas Kawasan : 60 Ha
Tenants : 92

15
Malindo Cipta Perkasa Industrial Park
Tenants : 92

16
Mega Cipta Industrial ParkLuas
Tenants : 92

17
Panbil Industrial Estate
 Luas Kawasan : 103 Ha
Tenants : 92

18
Sarana Industrial Point
 Luas Kawasan : 12 Ha
Tenants : 92

19
Repindo Industrial Estate
Tenants : 92

20
Taiwan International Industrial Estate
Luas Kawasan : 5.4 Ha
Tenants : 92

21
Puri Industrial Park 2000
Luas Kawasan : 30 Ha
Tenants : 92

22
Indah Industrial Park
Tenants : 92

23
Tunas Industrial Estate
Luas Kawasan : 36 Ha
Tenants : 92

24
Union Industrial Park
Luas Kawasan  : 25 Ha
Tenants : 92

25
Walakaka Industrial Park
Tenants : 92

26
Wiraraja Industrial Estate
Tenants : 92


Sumber :
http://udinbatam.blogspot.co.id/2014/11/batam-untuk-indonesia-02.html

Sunday, April 17, 2016

Suhu Udara Batam 34 Derajat Celcius

Wow, Suhu Udara Batam Lebihi 34 Derajat Celcius

Suhu udara di Kota Batam, Kepulauan Riau, panas menyengat dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam suhu mencapai lebih dari 34 derajat celcius.

"Suhu maksimum yang dicatat kemarin siang 34,2 detajat celcius," kata Kepala Stasiun BMKG Batam Philips Mustamu, Rabu (13/4).

Suhu udara di kota itu terasa lebih panas dibanding hari normal, dengan suhu antara 30-31 derajat Celcius. BMKG memprakirakan kondisi itu akan terus berlangsung hingga akhir April 2016.

Namun, diperkirakan suhu udara tidak akan mencapai 35 derajat Celcius. Selain suhu udara yang relatif tinggi, cuaca panas juga dipengaruhi kelembaban udara yang tinggi di wilayah Batam.

"Terasa gerah bukan hanya pengaruh temperatur saja, kelembaban udara yang tinggi dan langit yang tertutup awan secara penuh bisa membuat kita terasa gerah dan panas," ujarnya menjelaskan.

Potensi hujan tetap ada, hanya saja peluangnya kecil dan berupa hujan lokal dengan tempo singkat. BMKG memperingatkan masyarakat untuk mengantisipasi aktivitas awan comulus, yakni hujan yang deras dalam tempo singkat dan disertai petir dan guntur serta angin puting beliung. Saat ini, arah angin juga kerap berubah dengan kecepatan yang juga fluktuatif.

"Karena sudah masuk kondisi pancaroba maka perlu diwaspadai aktivitas comulus," ucapnya.

Philip menjelaskan, cuaca Batam yang panas dan waspada comulus itu tidak terkait dengan fenomena atau musim tertentu, karena wilayah itu tidak memiliki musim.

"Batam dan atau Kepri tidak memiliki musim, artinya tidak ada batasan yang jelas antara kemarau dan penghujan, tetapi memiliki tipe hujan equatorial karena memiliki dua puncak hujan yakni Desember hingga Januari dan Mei hingga Juni," jelasnya.

Sumber :
http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/16/04/13/o5k8mi354-wow-suhu-udara-batam-lebihi-34-derajat-celcius

Sunday, February 14, 2016

Batam Kota dengan Biaya Hidup Tinggi

Batam Termasuk 6 Kota dengan Biaya Hidup Tertinggi di Indonesia


Teruntuk anda yang mungkin berpikir akan pergi merantau meninggalkan kota asal anda, sebaiknya anda memperhatikan beberapa hal yang ada di kota tujuan anda tersebut seperti biaya hidup.
Karena biaya hidup dapat dijadikan sebuah patokan untuk anda mengukur berapa banyak biaya yang harus anda keluarkan perbulan jika anda hidup di kota tujuan tersebut.

Nah untuk seberapa besar biaya hidup tersebut, kita bisa menggunakan data yang dapat diperoleh dari BPS (Badan Pusat Statistik).

BPS sendiri merupakan lembaga pemerintah Non Kementerian yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

Untuk melihat besarnya sebuah biaya hidup di sebuah kota kita dapat melihat survei biaya hidup (SBH) yang dilakukan 5 tahun sekali. Dan IHK ini nantinya yang akan menentukan besaran Indeks Harga Konsumen.

Lalu mana saja kota di Indonesia yang memiliki biaya hidup tertinggi berdasarkan SBH terakhir (tahun 2012).

Jakarta
Jakarta sepertinya sudah menjadi rahasia umum memiliki biaya hidup tertinggi di Indonesia. Sebagai ibukota negara, Jakarta memiliki IHK sebesar Rp 7.500.726

Jayapura
Yang menduduki posisi ke dua adalah kota yang berasal dari timur Indonesia. Jayapura yang merupakan ibukota Provinsi Papua ini menempati kota ke dua setelah Jakarta dengan IHK sebesar Rp 6.939.057

Ternate
Masih berada di wilayah timur, kota ketiga dengan biaya hidup termahal adalah kota Ternate. Kota yang merupakan ibukota Provinsi Maluku Utara tersebut memiliki IHK sebesar Rp 6.427.357.

Depok
Depok berada di posisi ke empat sebagai kota dengan biaya hidup termahal. Kota yang terletak tidak jauh dari Ibukota Jakarta ini memiliki IHK sebesar Rp. 6.330.690.

Batam
Kota yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau ini menempati urutan ke lima. Kota yang juga bersebelahan dengan negara Singapura ini memiliki IHK sebesar Rp 6.307.136 yang hanya memiliki selisih yang sedikit dengan kota Depok.

Manokwari
Kembali lagi ke wilayah Indonesia bagian timur yaitu kota Manokwari. Kota yang berada pada wilayah Papua Parat tersebut juga terkenal memiliki pemandangan yang bagus. Manokwari memiliki IHK sebesar Rp 6.269.296 per bulan.

Nah itu dia daftar kota di Indonesia dengan biaya hidup yang tinggi. Tentunya indikator di atas memiliki sifat yang umum dengan nilai konsumsi rumah tangga berjumlah 4 jiwa.

Survei di atas bisa di jadikan patokan tapi seberapa besar kebutuhan biaya hidup ini juga tergantung dari pola dan gaya hidup anda.

sumber:
vevnews
http://batamnews.co.id/berita-11071-batam-termasuk-6-kota-dengan-biaya-hidup-paling-tinggi-di-indonesia.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook
http://www.artikelku.info/2014/03/kota-kota-dengan-biaya-hidup-tertinggi.html

Monday, February 8, 2016

RIbuan Pencari Pekerja Serbu Sumitomo Batam

Pencari Kerja di Batam Membludak, Disinyalir Imbas dari PHK Massal di Jawa

Jumlah pencari kerja (pencaker) di Batam meningkat.‎Selain menurunnya orderan perusahaan industri di Batam yang menyebabkan banyaknya PHK, angka pencaker juga datang dari PHK massal dari Jawa sehingga sebagian menyerbu Batam.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Pemko Batam, Gintoyono, yang ditemui di gedung DPRD, Jumat (5/2/2016) mengatakan sebelumnya dia menerima kiriman foto ribuan pelamar mengantri di salah satu perusahaan di kawasan Batamindo, Mukakuning.

Perusahaan tersebut sedang membuka lowongan untuk perluasan usahanya. Namun yang mengejutkan, jumlah pekerja yang ingin melamar sangat banyak. Mereka berdesak-desakan untuk ikut memasukkkan lamaran kerja.‎

"Tadi saya dapat juga fotonya. Tapi persoalannya, apakah itu pekerja yang di PHK dari perusahaan di Batam atau pekerja yang datang dari Jakarta dan daerah lain akibat PHK besar-besaran seperti di Jawa, itu kita belum tahu," ujar Gintoyono.

Di tempat yang sama, Sekretaris Komisi ‎IV DPRD Batam yang membidangi tenaga kerja, kesehatan dan pendidikan, Udin P Sihal‎oho mengatakan, peningkatan pencaker Batam, karena industri yang banyak lesu.
Namun disisi lain tidak ditampik kalau dampak penutupan perusahaan elektronik Jepang di Jawa juga bisa berimbas pada peningkatan pencaker Batam.

"Banyak alasan yang melatarbelakangi itu. Mulai dari imbas tutup perusahaan elektronik di Jakarta. Jatuhnya harga minyak dunia, iklim investasi yang dipandang investor kurang begitu meyakin, menjadi faktor lain," tutur Udin P Sihaloho.

http://batam.tribunnews.com/2016/02/05/pencari-kerja-di-batam-membludak-disinyalir-imbas-dari-phk-massal-di-jawa


Ribuan Pelamar Kerja Serbu PT. Sumitomo

Ribuan pelamar kerja dari berbagai perjuru Batam menyerbu PT. Sumitomo yang berlokasi di kawasan Industri Batamindo, Muka Kuning, Sei Beduk, sejak Jum’at (05/02) pagi.

Pantaun keprinet.com, pelamar kerja memadati pintu tiga kawasan Industri Batamindo. Sejak pukul 08.00WIB, pelamar sudah memenuhi depan gerbang perusahaan tersebut untuk menyerahkan surat lamaran pekerjaan.

Anto(23), mengatakan, meskipun dirinya sudah kerja di kawasan Industri Panbil, namun dirinya tetap ikut antri memasukan lamaran kerja lantaran perusahaan tempatnya berkarja saat ini tidak ada uang lemburnya (oti).

“Saya dengar dari kawan, kalau di PT. Sumitomo ini banyak otinya. Kalau gak di terima ya sudah, yang penting kita kan berusaha. Ya, cari yang bisa menghasilkan uang banyak lah,”ungkap warga Sagulung ini.

Security PT. Sumitomo, Valentinus Pulo menjelaskan, kondisi seperti itu sudah biasa dihadapinya setiap ada pembukaan lowongan pekerjaan. “Informasinya, Selasa (09/02) nanti ada pembukaan lowongan kerja lagi di sini. Yang penting kalau memarkirkan kendaraan yang tertib, mengunci stang dan kunci tambahan,” imbuhnya.

http://keprinet.com/2016/02/05/kepri/batam/ribuan-pelamar-kerja-serbu-pt-sumitomo/


Ribuan Pencaker Serbu PT Sumitomo

Ribuan pencari pekerjaan (pencaker) menyerbu komplek PT Sumitomo Wiring System Batam, Indonesia, di Batamindo Industrial Park (BIP) Mukakuning, Jumat (5/2) pagi. Informasinya, perusahaan elektronik tersebut membuka lowongan untuk 80 orang. Pantauan di lapangan, para pencaker berdesak-desakan di gerbang perusahaan menunggu antrean untuk memasukkan lamaran. Bahkan ruas jalan di depan PT Sumitomo sempat dibuat macet.

Arya (22) salah satu pencaker mengaku sudah berada di PT Sumitomo sejak pukul 06.00 WIB. Sayangnya, lamaran Arya ditolak, lantaran pelamar laki-laki akan diterima lamarannya pada Selasa (9/2) pekan depan.

"Padahal sudah berharap sekali, sampai rebutan tadi. Malah yang diambil lamarannya yang cewek dulu hari ini, kemudian Selasa-nya baru lamaran cowok ditampung," kata pria yang sudah menganggur enam bulan ini.

Kekecewaan juga disampaikan Yanti (22), pencaker dari Batam centre. Pasalnya selain telah berdesak-desakan, wanita yang sudah menganggur tiga bulan ini tak sempat memberikan lamarannya. Dia mengaku setiap hari berkeliling untuk mencari lowongan, bahkan Pujasera Batamindo sudah termasuk menjadi rumah kedua baginya.

"Kirain banyak tadi yang diambil. Udah capek-capek, tapi udahlah yang penting usaha, pasti dapat nanti. Memang, sulit cari kerja sekarang," ujarnya sambil menyemangati dirinya.

Amin (38), seorang petugas keamanan PT Sumitomo mengatakan, ribuan pencaker ini sudah sejak pagi memadati komplek. Bahkan, untuk menerima surat lamaran itu, sekuriti kewalahan lantaran banyak pencaker yang langsung menodongkan surat lamaran itu.

Dalam pengamanan para pencaker itu, Amin mengatakan mereka tidak ada kendala. Semua surat lamaran itu selalu ditampung. Sampai saat ini sudah 600 orang mendaftar.

"Kebetulan hari ini adalah hari Jumat, kita pun membatasi lowongan kerja ini. Kita hanya buka sampai pukul 12.00 WIB,. Untuk penerimaan laki-laki jatuh pada hari Selasa, pekan depan," katanya kepada awal media. (ded)

http://www.haluankepri.com/batam/87366-ribuan-pencaker-serbu-pt-sumitomo-.html


Ribuan Pelamar Serbu PT Sumitomo Batam

Sekitar seribuan orang pencari kerja menyerbu PT Sumitomo Wiring System Indonesia di Kawasan Industri Batamindo, Mukakuning, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (5/2/2016). Padahal PT Sumitomo membuka lowongan hanya untuk 80 orang pekerja untuk bagian operator.

Perusahaan tersebut diketahui memproduksi harner kabel untuk peralatan otomotif dan elektrik.

Tampak ribuan orang itu berdesak-desakan di depan perusahaan sejak pagi, sebelum perusahaan itu buka.

Sejumlah warga Batam heran dengan kondisi demikian. Mereka tak menyangka, kendati lowongan yang tersedia, namun pelamar mencapai ribuan orang.

“Padahal lowongannya kalau nggak salah cuma 80 orang,” ujar seorang warga, Jumat (5/2/2016).

Hingga pagi tadi masih terlihat ribuan orang tersebut menyerahkan lamaran. Mereka rata-rata masih lulusan SMA dan sederajat.

Belakang isu mengenai PHK gencar terdengar. Sejumlah perusahaan besar di Jakarta mulai melakukan PHK terhadap sejumlah pekerja.

http://batamnews.co.id/berita-10821-ribuan-pelamar-serbu-pt-sumitomo-batam.html

Thursday, December 31, 2015

Masa Depan Batam

Pemerintah Sibuk Pikirkan Masa Depan Batam yang Mulai Suram

Batam dulu disebut-sebut surga investasinya Indonesia. Tapi kondisi saat ini berubah di mana kegiatan investasi maupun industri di kota Batam menurun, seperti tak ada lagi kegairahan investor membenamkan modalnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, pemerintah masih terus melakukan rapat intensif mengenai nasib masa depan Batam.

"Minggu pertama Desember lalu kami menggelar rapat kabinet terbatas membicarakan masa depan Batam. Ini penting dibahas karena perkembangan Batam tidak lagi sesuai harapan. Jangankan naik, investasi dan industri yang masuk ke kota Batam justru cenderung turun," di Jakarta, Kamis (31/12/2015).

"Kami akan merumuskan usulan apa yang harus dilakukan dengan Batam. Karena Batam itu punya sejarah yang sangat panjang, mulai dirancang 1970, sudah ada berbagai peraturan sudah diterbitkan," paparnya.

Masalah utama di kota Batam terkait sektor ekonominya, Darmin menjelaskan, ada tumpang tindih kewenangan antara Badan Pengelola Batam dengan pemerintah daerah kota Batam, Walikota maupun Gubernurnya.

"Makanya kita akan segera rakor (rapat koordinasi) pada awal Januari 2016 dan minggu keduanya akan kita sampaikan usulan itu ke Presiden untuk kembali dirapatkan. Usulan ini harus menjawab persoalan tumpang tindih dan melihat dalam konteks ekonomi regional menuju MEA. Jadi cari jalan keluarnya, walaupun keputusan bukan di Januari 2016," tuturnya.

Seperti diketahui, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan otorita batam dicabut dengan membubarkan BP Batam, pasalnya negara merugi Rp 20 triliun.

"Dengan adanya otorita, 10 tahun negara kehilangan Rp 20 triliun di perpajakan. Presiden mempertanyakan, bagaimana caranya (agar tidak merugi)," ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo usai melantik Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Riau Nurmantyo di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Sebagai informasi, detail dari kerugian tersebut antara lain terdiri dari kontribusi bea masuk sebesar Rp 5,8 triliun, pajak pertambahan nilai sebesar Rp 10,7 triliun, pajak penjualan barang mewah sebesar Rp 500 miliar, dan pajak penghasilan Rp 2,8 triliun.

Alhasil, pemerintah memutuskan untuk menghapus otorita Batam per Januari 2016 mendatang. "Otorita Batam per Januari, hapus! Untuk mempercepat investasi," lanjut Tjahjo.


Sumber :
http://bisnis.liputan6.com/read/2402151/pemerintah-sibuk-pikirkan-masa-depan-batam-yang-mulai-suram



Negara Rugi Rp 20 Triliun, Pemerintah Bubarkan BP Batam

Jakarta Pemerintah berencana akan mencabut otorita Batam dengan membubarkan Badan Pengusahaan (BP) Batam yang menjadi otoritas dalam sektor ekonomi di kawasan Batam, Kepulauan Riau. Pembubaran dilakukan karena dianggap ada tumpang tindih kewenangan antara BP Batam dengan Pemerintah Kota Batam.
Pemerintah juga menaksir dengan adanya otorita Batam yang dikelola oleh BP Batam, negara telah merugi setidaknya sebesar Rp 20 triliun.

"Dengan adanya otorita, 10 tahun negara kehilangan Rp 20 triliun di perpajakan. Presiden mempertanyakan, bagaimana caranya (agar tidak merugi)," ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo usai melantik Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Riau Nurmantyo xdi Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Kamis (31/12/2015).

Alhasil, pemerintah memutuskan untuk menghapus otorita Batam per Januari 2016 mendatang. "Otorita Batam per Januari, hapus! Untuk mempercepat investasi," lanjut Tjahjo.

Dengan demikian, di kemudian hari Batam tidak lagi akan bersifat khusus dari sektor ekonomi. Pemerintah akan memperlakukan Batam seperti wilayah lain pada umumnya di Indonesia tanpa mengeluarkan undang-undang.

"Nanti dengan PP (Peraturan Pemerintah) saja. Batam (nantinya) sudah tidak lagi diberlakukan daerah yang terlalu khusus," terang Tjahjo.

Tjahjo kembali menambahkan, jelang penghapusan otorita Batam, termasuk pembubaran BP Batam, lintas kementerian akan melakukan kajian terlebih dahulu.

"Pembahasan dengan Menko Perekonomian dan menteri-menteri terkait minggu lalu, memutuskan perlu studi cepat yang akan selesai pertengahan Januari 2016 mengenai status otorita Batam," sambungnya.


Berubah Status dari Free Trade Zone menjadi Kawasan Eonomi Khusus

Status kawasan perdagangan dan pelabuhan Batam yang semula FTZ (Free Trade Zone) juga akan berganti menjadi KEK (Kawasan Ekonomi Khusus). Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Kabinet Pramono Anung pada 15 Desember lalu mengenai sikap pemerintah terhadap penghapusan otorita Batam dijelaskan bahwa, FTZ telah diawali dengan pembentukan BP Batam melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 65 Tahun 1970

Pada tahun 2000, FTZ memberikan fasilitas bea masuk. Pada saat inilah dimulai keributan dualisme pengelolaan Batam karena Batam menjadi status kota dan menjadi bagian dari provinsi.

Polemik dari status FTZ tidak berhenti sampai di situ, ternyata begitu sulit untuk memberlakukan Batam sebagai area FTZ. Pasalnya, wilayah FTZ harus bebas dari penduduk dan harus dipagari. Sementara, industri sudah tumbuh di tengah kota. Akhirnya ditetapkanlah seluruh pulau Batam dan sebagian pulau Bintan menjadi FTZ. Hal tersebut menyebabkan harga barang mewah di Batam menjadi murah.

Masih dalam surat yang sama, dijelaskan bahwa masalah yang terjadi di Batam adalah tidak adanya pelabuhan. Hal tersebut membuat Batam ketergantungan dengan Singapura untuk keperluan bongkar muat peti kemas.

Kinerja Batam pun dinilai tidak memuaskan yang menyebabkan banyak investor keluar dari Batam. Hal itu ditambah lagi dengan pemicu pembentukan Iskandar Development Region Malaysia yang sudah dibentuk dengan posisi berhadapan dan berseberangan dengan Batam.


Sumber :
http://bisnis.liputan6.com/read/2401959/negara-rugi-rp-20-triliun-pemerintah-bubarkan-bp-batam

Friday, November 13, 2015

Hang Nadim sebagai Bandara Hub Internasional

Ingin Jadi Hub seperti Singapura, Pengelola Bandara Korsel Ingin Kelola Hang Nadim

Perusahaan pengelola bandar udara asal Korea Selatan (Korsel), Incheon International Airport Corporate (IIAC) berkunjung ke BP Batam, Rabu (12/11/2015). Kunjungan ini dalam rangka niatan perusahaan tersebut untuk mengelola Bandara Hang Nadim, khususnya dalam pelayanan kegiatan alih muatan.Perwakilan dari Korea Selatan ini diterima langsung oleh Istono selaku Deputi III Bidang Pengusahaan Sarana Usaha, dan Direktur Humas Promosi, Purnomo Andiantono dan beberapa staff BP Batam.

“Menurut pemikiran mereka akan menjadikan Hang Nadim sebagi bandara hub bertaraf internasional,” ungkap Istono.

Istono mengatakan kunjungan dari Korsel ini merupakan kunjungan yang ketiga kali. Dan ini masih dalam tahap penjajakan. Nantinya jika Incheon mengembangkan Bandara Hang Nadim, mereka akan menggunakan biaya sendiri.

“Mereka tadi memaparkan rencana dari aspek ukuran, teknis pengelolaan finansial. Kita belum bicara hasil kajian. Semuanya masih rencana mereka,” kata Istono.

Menurut Istono selain Incheon, Angkasa Pura juga berminat mengelola Bandara Hang Nadim. Dimana, jika Incheon lebih menginginkan Hang Nadim dikelola untuk Hub internasional, Angkasa Pura lebih meningkatkan pelayanan untuk penerbangan domestik.

“Antara Incheon dan Angkasa Pura, sudut pandangnya berbeda. Incheon berbicara soal pengembangan taraf internasional, sedangkan angkasa pura tidak, domestik saja,” tambah Istono.

BP Batam mendorong untuk mengkerjasamakan pengelolaan Hang Nadim yang saat ini di bawah badan usaha bandar udara (BUBU), kepihak ketiga, tujuannya adalah peningkatan pelayanan. Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan Hang Nadim.

“Kalau mereka yang mengelola, kita harapkan akan menghasilkan lebih besar pendapatan. Kalau tidak lebih menguntungkan, ngapain kita kerjasama. Demikian juga dengan pelayanan, tentu harus meningkat dong” katanya.

Director Incheon Internasional Airport Corporation, Cho Yong Soo dan Associate Principal SAMWOO Architects and Engineering, dalam kunjungan sebelumnya juga sudah menyatakan minatnya untuk mengelola Hang Nadim. Bahkan sudah beberapa perwakilan dari Korsel untuk terus menjajaki pertemuan dengan pejabat BP Batam.

Sementara untuk Angkasa Pura II, menyatakan kesiapannya untuk melakukan investasi, senilai Rp1 triliun. Namun siapa di antara mereka yang paling berpotensi, masih dalam proses. Diharapkan siapun pun nanti yang berpeluang mengelola, maka pelayanan akan lebih meningkat (ian).


Sumber :
http://batampos.co.id/13-11-2015/ingin-jadi-hub-seperti-singapura-pengelola-bandara-korsel-ingin-kelola-hang-nadim/

Tuesday, August 11, 2015

Koperasi di Batam

Koperasi McDermott Raih Standar Internasional


Koperasi Karyawan (Kopkar) Mc Dermott meraih sertifikat ISO 9001:2008 untuk cakupan jasa simpan pinjam keuangan dan pengadaan barang dari lembaga sertifikasi ISO, TUV NORD yang berpusat di Jerman. Dengan sertifikat itu, maka koperasi tersebut telah memenuhi syarat internasional dalam hal mutu produk/jasa yang dihasilkan.

”Nanti Wali Kota Batam yang akan menyerahkan penghargaan kepada Kopkar tersebut saat acara Peringatan Hari Koperasi ke-68 tingkat Kota Batam pada 30 Juli di Alun-alun Engku Putri,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pasar, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (PMP-KUKM) Kota Batam, Pebrialin.

Tak hanya itu, koperasi Batam lainnya, Kopkar Sumitomo Bahagia Insani juga meraih penghargaan Koperasi Berprestasi tingkat nasional dari Menteri Koperasi. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap koperasi yang memperlihatkan kinerja positif.

Sementara koperasi berprestasi tingkat Kota Batam diserahkan pada enam koperasi di Batam, yakni Kopkar Sumitomo Bahagia Insani, Kopkar Labtech, Kopkar TEC, KPRI Asoka, Koperasi Mubud Sakinah Makmur, dan Koperasi Harapan Sejahtera Bersama.

”Nanti kami juga akan memberikan apresiasi uang bantuan pembinaan dengan jumlah berbeda sesuai urutan tingkat prestasi mereka,” terangnya.


Sumber :
http://batampos.co.id/29-07-2015/koperasi-mcdermott-raih-standar-internasional/