Pages

Monday, December 15, 2014

Car Free Day Berubah jadi Car Free Night

Pemerintah Kota Batam mengubah kegiatan Car Free Day menjadi Car Free Night. Malam tanpa kendaraan bermotor ini akan dilaksanakan pada Minggu (20/12/2014) mulai pukul 18.00 WIB - 21.00 WIB.

Perubahan waktu kegiatan hanya dilakukan di penghujung tahun 2014 yang sejalan dengan Hari Ulang Tahun Kota Batam yang ke-185. Sedangkan lokasi pelaksanaan masih sama seperti bulan-bulan sebelumnya, yakni di sepanjang Jalan Imam Bonjol Nagoya.

Kepala Bagian Humas Pemko Batam, Ardiwinata mengatakan, pergeseran waktu pelaksanaan acara bebas kendaraan bermotor ini tidak akan berpengaruh terhadap kunjungan masyarakat.

Sejumlah komunitas diperkirakan masih tetap akan memeriahkan kegiatan ini. Komunitas-komunitas di batam masih bisa menggelar penampilan-penampilan langsung di jalanan. Contohnya saja antusias pecinta sepeda di Batam yang tinggi dan komunitas pecinta iguana yang hadir pada minggu lalu.

Kegiatan bebas dari kendaraan bermotor ini memang bertujuan untuk mengurangi efek rumah kaca yang bersumber dari kendaraan bermotor. Yakni dengan mengurangi gas emisi sebesar 26 persen, dalam waktu tersebut.


Sumber :
http://batam.tribunnews.com

Kecelakaan Lalu Lintas di Batam Naik 80%

Sepanjang 2014 ini, tingkat Laka lantas yang terjadi di  Batam mengalami peningkatan hingga 80 persen dibandingkan tahun 2013 lalu.

Menurut Direktur Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri Kombes ‎Tantan Sulistyana, ada 27 kejadian dan dari angka itu tujuh orang meninggal, 15 luka berat dan 33 luka ringan. Korban rata-rata usia 16-20 tahun, kedua 26-30 dan ketiga 11-15 tahun.

Dari 27 kecelakaan ini, Tantan mengaku diperkirakan kerugian mencapai Rp192 juta. Rata-rata kendaraan roda dua yang terbanyak dari pada roda empat keatas. Menurut Tantan untuk hasil pencegahan operasi zebra 2014 sedikitnya ‎ada 3.720 pelanggar yang terdiri dari teguran tertulis 1.792‎ pelanggar dan tilang 1928 pelanggar.

Untuk pelanggaran pengguna roda dua rata-rata 800 pelanggar untuk pengguna helm, surat-surat 539 pelanggar, tidak menyalakan lampu utama 164 pelanggar dan melanggar lampu lalu lintas 97‎ pelanggar.


Sumber :
http://batam.tribunnews.com

Tuesday, November 25, 2014

4 - 10 Perusahaan di Batam akan Tutup


Badan Pengusahaan Kawasan Free Trade Zone Batam (BP Batam) mencatat ada empat perusahaan tutup sepanjang tahun 2014, sedangkan Disnaker memastikan 10 perusahan.

Perusahaan yang tutup usaha di Batam bergerak dalam bidang industri perkapalan dan elektronik. 10 perusahaan tutup usaha di Batam dan megakibatkan sekitar 3.000 orang kehilangan pekerjaan. Sementara pencari kerja mencapai 14 ribu dan lowongan kerja di 2014 ini hanya tiga ribu.

PT Nidec Seimitsu Batam adalah perusahaan penanaman modal asing asal Jepang yang memproduksi penggerak motor elektronik ke Saigon Hitech Industrial Park, Vietnam. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Sanyo Precision Batam, sebelum akhirnya diambil alih kepemilikan sahamnya oleh Nidec sekitar tiga tahun lalu.

Niksen menjelaskan banyak hal yang mengakibatkan PT Nidec tutup. Aksi demo yang disertai sweeping oleh pendemo terhadap pekerja membuat perusahaan ketakutan. Selain itu, upah yang ditetapkan pemerintah dianggap terlalu tinggi.

Untuk tahap awal, perusahaan mem-PHK-kan pekerja tingkat operator, kemudian supervisor, dan senior supervisor, di antaranya Nikson. Dia juga menjelaskan ada afiliasi PT Nidec yang juga mungkin tutup, yakni PT Nidec Servo dan PT Nidec Sankyo. Jumlah pekerja hampir delapan ribu orang.

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam mencatat, sekitar 3.000 pekerja telah menganggur akibat tutupnya 10 perusahaan galangan kapal di Batam. Menurut Kepala Disnaker Kota Batam, Zarefriadi, kenaikan upah minimum kota (UMK) Batam yang sulit diprediksi manajemen menjadi salah satu alasan 10 perusahan itu hengkang di tahun ini.

Dari awal tahun sampai awal April hanya dua yang dicabut izinnya. Yakni Panasonic Shikoku bergerak di bidang komponen elektronik di Batamindo dan Union Satria bergerak di bidang pengerjaan dan pembentukan logam yang berada di Kara Industrial Park.

Menurutnya, kedua perusahaan tersebut tutup dengan alasan perputaran produk barang-barang produksi yang telah habis masa pakainya. Satunya lagi karena memang odernya sepi, sehingga memilih tutup.


Sumber :
http://batam.bisnis.com/m/read/20140909/11/45293/bp-ftz-batam-disnaker-beda-data-soal-perusahaan-tutup
http://www.tempo.co/read/news/2014/09/17/090607619/Nidec-Seimitsu-Batam-Tutup-4500-Buruh-Di-PHK
http://batamtoday.com/berita47398-10-Perusahaan-di-Batam-Tutup,-3.000-Tenaga-Kerja-Menganggur.html
http://www.haluankepri.com/index.php/iklan/news/images/stories/Berita/2013/Maret2013/10Mar13/news/batam/45124-perusahaan-asing-tutup-bp-batam-belum-tahu.html

Saturday, October 18, 2014

AFTA, Gaji TKA Sama dengan Pekerja Lokal


Tahun 2015 mendatang yaitu saat pemberlakuan Asean Free Trade Area (AFTA) gaji Tenaga Kerja Asing (TKA) akan disamakan dengan tenaga kerja lokal.

Sama nantinya dalam hal penggajian atau upah. Yang membedakan adalah posisi atau jabatan disuatu perusahaan atau instansi mereka bekerja. Patokannya nanti tetap mengikuti UMK di daerah mana mereka bekerja nantinya.

Upaya kota Batam sendiri untuk mempersiapakan jelang datangnya AFTA tahun 2015, melalui Disnaker akan menfasilitasi tenaga kerja Ahli di Batam dengan mengadakan pelatihan melalui BLK nantinya akan diprogamkan seritifikat bertaraf internasional.

Untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja di Batam, kami akan membentuk pelatihan yang menghasilkan sertifikat berstandar Internasional. Kami juga akan terus mengadakan kegiatan bersertifikat tenaga keahlian.

Disnaker kota Batam telah bekerja sama dengan pihak ketiga (lembaga pelatihan) untuk menciptakan tenaga ahli yang bersertifikat internasional.

Dalam AFTA nanti, para TKA tetap dapat menggunakan fasilitas BPJS.

Kalau pekerja asing mayoritas sebelum kerja di Indonesia mereka itu sudah punya jaminan sosial sendiri di negara asalnya.  Kalau mereka tetap ingin ikut jaminan sosial seperti BPJS boleh saja, sifatnya tak diwajibkan tapi tetap bisa jadi peserta. Seandainya tenaga kerja asing itu tak punya asuransi jaminan sosial di negaranya dan bekerja di Indonesia mereka harus ikut BPJS.



Sumber :
http://batampos.co.id

Friday, September 12, 2014

Habibie Usulkan Batam Jadi Provinsi Khusus


Mantan Presiden Bj Habibie mengusulkan Batam dijadikan provinsi khusus, yang mana kepemimpinannya dipegang langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau.

Demikian disampaikan Habibie dalam acara silaturahmi bersama Kadin Batam dan pengusaha Provinsi Kepulauan Riau, di Haris Hotel, Batam, Sabtu (28/9/2013).

Dalam waktu dekat, Habibie akan menyampaikan usulan ini ke pemerintah pusat, agar Batam yang dulunya pernah mencapai 25 persen pertumbuhan perekonomian, bisa menggeliat kembali.

Apalagi, Batam merupakan wilayah industri yang strategis, dan berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

"Mudah-mudahan sebelum tanggal 7 Oktober 2013, hasilnya sudah bisa saya sampaikan kepada masyarakat Batam," ujar BJ Habibie.

Selain itu, dengan pembentukan provinsi Khusus untuk Batam, setidaknya konsep awal Batam yang dijadikan sebagai kota industri atau kota pusat perekonomian Indonesia, bisa kembali terwujud.

"Bila perlu, Batam membuat lokasi khusus perjudian, sehingga kita bisa banar-benar bersaing dengan negara sebelah," tutur Habibie.

Sumber :
http://www.tribunnews.com

Kepri Minta Dimekarkan, Batam Ingin Jadi Provinsi


DPRD Provinsi Kepulauan Riau akan minta daerah ini dimekarkan menjadi 15 labupaten/kota, sebagai upaya percepatan pembangunan. Sementara itu, DPD Kepri mendukung Batam dijadikan Provinsi Khusus Batam.

"Persoalannya, pembangunan di Kepri mandeg. Ini yang menjadi kendala untuk mempercepat pembangunan. Provinsi Kepri harus melakukan pemerkaran daerah dengan jumlah ideal mencapai 15 kabupaten/kota," kata Wakil Ketua III DPRD Kepri Iskandarsyah, Jumat (17/1).

Selain mempersingkat rentang kendali birokrasi, pemekaran juga akan dapat meningkatkan akses pembangunan yang dilaksanakan pada satu kabupaten/kota.

Dia memberikan contoh, Nusa Tenggara Timur (NNT) yang saat ini sudah mencapai 21 kabupaten/kota. Demikian juga dengan Sumatra Barat yang jumlah kabupaten/kotanya hampir mencapai 17 daerah.

Kabupaten/kota itu, katanya,  adalah Batam Pesisir, Bintan Timur dan Bintan Utara, Kabupaten, Natuna Selatan, dan Kabupaten Nutana Barat. Selain itu daerah lainnya yang layak adalah Tembelan, Kundur, dan Lingga dibagi jadi dua kabupaten.

Di tempat terpisah anggota DPD Kepri Zulbahri mengatakan rencana untuk menjadikan Batam sebagai Provinsi Khusus juga harus secepatnya dilaksanakan, karena warga Batam sudah siap menjadi provinsi baru.

Dia mengatakan Batam sudah memiliki SDM, luas daerah serta jumlah penduduk yang sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Pemekaran Daerah.

"Jika Batam jadi provinsi, justru yang paling diuntungkan itu pemerintah pusat, karena Batam jika dibandingkan daerah lain di Kepri sudah mandiri dan memiliki infrastruktur yang layak sebagai ibu kota provinsi," katanya. (Henri Kremer)

Editor: Asnawi Khaddaf
http://microsite.metrotvnews.com

Monday, August 11, 2014

Ocarina


Ocarina adalah sebuah tempat wisata pantai yang terletak di Pulau Batam, Kepulauan Riau. Tempat wisata ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada bulan Januari 2009. Ocarina berada di lahan seluas 40 hektare berada di tepian Teluk Kering, dan komplek perumahan mewah Costarina.

Pembukaan Mega Wisata Ocarina ini diresmikan oleh Presiden SBY pada Januari 2009 dan berhasil mendapatkan 2 penghargaan dari MURI karena pembangunan huruf beton yang berukuran raksasa. Selain itu, bola dunia raksasa juga mendapatkan penghargaan.

Di Ocarina dibangun 30 jenis wahana lain yang dibangun seperti konsep  Giant Wheel dan arena permainan di Ancol. Di sini juga terdapat Kiddy Land yaitu taman rekreasi khusus untuk anak – anak.

Wisata air juga tidak mau ketinggalan. Di sini juga dibangun berbagai wahana air seperti arena tembak – tembakan, sepeda air, dan berbagai fasilitas yang letaknya menghadap langsung ke pantai. Wisata pantai Ocarina dikenal dengan pantainya yang berpasir putih. Di beberapa tempat terdapat bangunan – bangunan toko yang menjual berbagai cinderamata khas Batam.

Pihak pengelola yakin bahwa kawasan MWO sangat potensial untuk menjadi kawasan wisata berkelas internasional. Bahkan, kawasan ini sering mengadakan event bertajuk kesenian internasional. Untuk tiket masuk, Anda hanya perlu membayar RP 5 ribu dan Anda sudah bisa menikmati keindahan Coastarina dan pantainya.

Jika Anda membawa mobil, Anda akan dikenakan tiket masuk seharga Rp 10 ribu. Karena kawasan ini sangat luas, berkeliling dengan cara berjalan kaki tentu akan melelahkan. Untungnya, pihak pengelola telah menyediakan sepeda yang bisa disewa untuk mengelilingi kasawasan ini sepuasnya.


Wahana

Giant Wheel
Giant Wheel dengan garis tengah sekitar 30 meter yang dibangun diatas permukaan laut dengan ketinggian 25 meter dari permukaan laut, sehingga, ketika kita berada di titik puncaknya, akan terlihat seluruh Kawasan Mega Wisata Ocarina, Perumahan Elit Costarina dan pemandangan separuh kota Batam. Giant wheel ini memiliki 16 gondola. Tiap Gondola dapat ditumpangi lima orang dewasa, dan tujuh anak-anak.

Ekstrem Sky runners
Sky Runners terbuat dari aluminium dengan bentuk lengkung dari telapak kaki hingga dengkul dilengkapi dengan pegas dan kaki beralaskan karet. Pengunjung yang menggunakan sepasang alat bantu Sky Runners, dapat berjalan cepat dengan melompat-lompat macam burung unta, bahkan yang sudah mahir dapat berlari bahkan bersalto layaknya bermain atraksi. Saat ini Sky Runners tengah menjadi tren di dunia, seperti di Eropa, Kanada, dan Afrika Selatan.

Wahana air, seperti banana boat, kapal dayung, renang, atau bahkan menyelam.

Kampoeng Indonesia
Kampoeng Indonesia merupakan pusat jajanan yang menjadi pusat wisata kuliner

Kampoeng Seni
Kampoeng seni menjadi pusat oleh-oleh dengan menjual berbagai produk kerajinan dan karya seni.


Sumber ;
http://id.wikipedia.org
http://www.yukpegi.com