Showing posts with label Lain-lain. Show all posts
Showing posts with label Lain-lain. Show all posts

Monday, April 10, 2023

Batam-Tanjungpinang Dominasi Pelayaran Mudik

Pemprov Kepri: Rute Batam-Tanjungpinang Dominasi Pelayaran Mudik

Senin 10 Apr 2023 14:06 WIB

 

Sejumlah penumpang turun dari KM Kelud yang baru bersandar di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Ahad (9/4/2023). Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyebutkan rute Batam-Tanjungpinang ataupun sebaliknya mendominasi angkutan pelayaran saat mudik Lebaran 2023.

Titik padat mudik dengan moda angkutan pelayaran di Kepri hampir merata.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyebutkan rute Batam-Tanjungpinang ataupun sebaliknya mendominasi angkutan pelayaran saat mudik Lebaran 2023.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Adi Prihantara di Batam, Kepri, Senin (10/4/2023), mengatakan, titik padat mudik dengan moda angkutan pelayaran di wilayahnya hampir merata di setiap kabupaten dan kota. "Tapi, hal itu sudah diantisipasi dengan banyaknya kapal cepat (speedboat), kemudian kapal roro yang juga terus ditingkatkan. Jadi, sudah tidak ada masalah lagi," kata Adi.

Ia menambahkan untuk perjalanan pelayaran tujuan Natuna dan Anambas akan mengikuti jadwal kapal yang telah ditetapkan. Sementara, untuk tujuan Lingga dan Karimun masih dapat dijangkau pada H-1 Lebaran.

"Posko mudik Lebaran ada di setiap pelabuhan dibuat, kemudian yang di darat ada beberapa titik yang dibuat, beserta petugas keamanan untuk pemantauan keamanan lalu lintas," ujar dia.

Sebelumnya, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam Kepulauan Riau mengimbau masyarakat melakukan mudik Lebaran/Idul Fitri lebih awal. Kepala KSOP Khusus Batam M Takwim mengatakan hal tersebut sebagai upaya mengurangi volume penumpang pada saat puncak mudik Lebaran 2023/Idul Fitri 1444 Hijriah.

"Imbauan untuk pemudik, diharapkan mudik lebih awal agar tidak menumpuk. Kemudian dipastikan semua dokumen dan tiket terdaftar, sehingga lebih mudah dipantau dan tidak ada masalah saat berangkat," kata Takwim.

Pihaknya telah melakukan pengecekan 40 unit kapal yang dipastikan siap melayani angkutan Lebaran. Selain itu, juga disiapkan 200 personel yang terdiri atas pihak kepolisian, bea cukai, imigrasi, hingga kantor kesehatan pelabuhan (KKP) dalam angkutan Lebaran 2023.


Sumber :

https://ramadhan.republika.co.id/berita//rsw13k457/pemprov-kepri-rute-batam-tanjungpinang-dominasi-pelayaran-mudik?

Tuesday, May 14, 2019

Cacar Monyet dari Singapura

Batam Antisipasi Penularan Cacar Monyet dari Singapura

Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, mengantisipasi penularan virus cacar monyet atau monkeypox, setelah Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan penemuan penderita penyakit tersebut di negaranya.

Menyikapi hal ini Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusumarjadi, menuturkan akan menyiapkan sebuah alat sebagai langkah antisipasi agar tidak menyebar di Indonesia.

"Saya sudah berbincang dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), untuk menyiagakan alat pendeteksi panas tubuh, sebagai langkah antisipasi," kata Didi seperti yang dikutip dari Antara, Minggu (12/5).

Ia menyatakan dengan alat itu, maka suhu tubuh setiap warga negara Indonesia dan asing yang baru memasuki wilayah Batam akan dipindai.

Bila diketahui suhunya tinggi, atau melebihi batas normal, maka akan langsung dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut.

Dan bila diduga yang bersangkutan positif menderita cacar monyet, maka akan langsung dibawa ke ruang isolasi di RS Badan Pengusahaan Batam atau RS Umum Daerah Embung Fatimah.

"Untuk kewaspadaan umum setiap RS yang curiga ada gejala cacar, ambil darah. Di BPLTKS bisa," kata dia.

Tidak hanya itu, bila seorang penumpang kapal dicurigai mengidap cacar Singapura, maka seluruh penumpang kapal harus ikut dikarantina.

"Karena penularannya melalui kontak langsung. Masa inkubasi 5-7 hari baru terlihat gejalanya," kata dia.

Gejala cacar monyet sama dengan cacar lainnya, antara lain demam dan gangguan pernafasan. Menurutnya yang membuat penyakit itu berbahaya adalah radang pernafasan.

"Cacarnya sama, virusnya sama," kata dia.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan warga Batam untuk menghindari bepergian ke Singapura, agar terhindar dari penularan virus itu.

Cacar monyet adalah infeksi virus langka yang sebenarnya tidak dapat menyebar dengan mudah antarmanusia.

Penularan utama dari hewan ke manusia terjadi lewat kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, atau kulit hewan yang terinfeksi. Memakan daging yang tidak dimasak dengan baik dari hewan yang terinfeksi juga mungkin menjadi salah satu cara penularan.

Sementara, penularan sekunder dari manusia ke manusia dapat terjadi melalui kontak tatap muka dalam waktu yang lama dengan orang yang terinfeksi, lesi kulit atau benda yang terkontaminasi cairan pasien.

Saat sudah terinfeksi, cacar monyet ini mengalami masa inkubasi selama 5 hingga 21 hari sampai munculnya gejala.

Pada periode 0-5 hari ditandai dengan muncul demam, sakit kepala hebat, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri punggung, nyeri otot, dan kurang bertenaga.

Virus ini mirip dengan cacar (variola atau smallpox, bukan cacar air) meskipun lebih ringan.

Tak ada pengobatan khusus atau vaksin yang tersedia untuk menangkal cacar monyet. Tapi, WHO menyatakan vaksin cacar 85 persen efektif mencegah cacar monyet.


Sumber :
https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190512151646-255-394144/batam-antisipasi-penularan-cacar-monyet-dari-singapura

Sunday, February 10, 2019

Penumpang Pesawat dari Batam Makin Sepi

Penumpang Pesawat dari Batam Makin Sepi, Suwarso: Biasanya 7.000 Sehari Kini Cuma 5.000

Jumat, 8 Februari 2019 21:29


Jumlah pengunjung keberangkatan maupun kedatangan di Bandara Hang Nadim menurun drastis pasca diterapkannya tiket berbayar dan meningkatnya harga tiket pesawat.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Badan Usaha Bandar Udara (Bubu) Hang Nadim, Suwarso.

"Dampaknya memang tidak hanya di Bandara Hang Nadim. Bahkan di bandara seluruh Indonesia sejak diberlakukannya tarif bagasi berbayar. Jauh sangat menurun dan berdampak di dunia penerbangan baik di Batam maupun di bandara lain," ujar Suwarso kepada Tribun di ruang kerjanya, Jumat (8/2/2019).

Diakuinya efek yang terjadi adalah efek domino. Mulai dari kalangan porter, wraping, bagasi dan pembeli oleh-oleh di Lantai 2. Semua mengaku resah tentang kebijakan yang dilakukan oleh airlines ini.

"Merugikan sekali. Biasanya Bandara Hang Nadim dapat melayani penumpang yang berangkat di atas 7.000 di hari normal, setelah diberlakukan turun sampai 5.000.

Memang selama seminggu ada kenaikan sedikit mencapai 6.000. Tapi memang terlalu jauh menurunnya," tutur Suwarso.

Suwarso berharap dalam hal ini pemerintah dapat mengevaluasi kebijakan bagasi berbayar tersebut. Pasalnya berdampak pada dunia pariwisata, kuliner, dan tenagakerja.

Semoga, kata dia, seluruh stakeholder bisa duduk lagi membicarakan yang mungkin dapat mengangkat lagi citra di Bandara Hang Nadim.

Ironisnya lagi, khusus hari ini, ada 11 penerbangan yang cancel. Diantaranya 2 penerbangan maskapai garuda dan 9 penerbangan maskapai Lion Air.

"Sebenarnya mengurangi jadwal penerbangan. Contoh garuda biasanya ada 6 penerbangan sekarang dikurangi 2 karena tak ada penumpang," kata Suwarso.

Suwarso menambahkan sejauh ini masih saja ada beberapa penumpang yang mengomel saat dimintai biaya bagasi, tetapi dia masih tetap bayar. Dan untuk barang yang ditinggal sudah tak ada lagi.


Sumber :
http://batam.tribunnews.com/2019/02/08/penumpang-pesawat-dari-batam-makin-sepi-suwarso-biasanya-7000-sehari-kini-cuma-5000?page=all.

Friday, February 2, 2018

Dentuman Misterius di Batam

Dentuman misterius di Batam, BMKG tak bisa pastikan itu apa
Senin, 29 Januari 2018 13:26 WIB

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim, Batam, belum memastikan penyebab dentuman disertai goncangan yang terjadi di Pulau Batam, Senin.

"Itu bukan gempa, juga bukan petir. Untuk sementara kami belum memastikan itu apa," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Hang Nadim Batam, Suratman.

Namun, kata dia, kemungkinan bunyi disertai goncangan itu sama dengan yang terjadi beberapa waktu lalu.

Hari ini warga kota di barat Indonesia itu dikagetkan oleh bunyi dentuman dan goncangan secara bersamaan.

"Tadi kami memang merasakan goyang sekejap, sekitar pukul 12.00 WIB," kata Kwartya, warga Batam.

Goncangan itu mengagetkan karena terjadi tiba-tiba dan bersamaan.

Seorang warga Batam lainnya bernama Habibie juga merasakan getaran yang sama.

"Iya, tadi ada goyang," kata Habibie.

Ia berharap aparat berwenang segera mengetahui sumber suara dan getar, serta mengantisipasi bila ada hal mengkhawatirkan dari peristiwa itu.


Sumber :
https://www.antaranews.com/berita/681323/dentuman-misterius-di-batam-bmkg-tak-bisa-pastikan-itu-apa

Monday, June 19, 2017

Batam Dulu dan Batam Sekarang

Batam Dulu

Mencari kerja di Batam pada periode tahun 1990 hingga tahun 2000 masih terbilang mudah. Bahkan para calon pekerja bisa memilih-milih di mana mereka hendak bekerja

“Bahkan sekuriti perusahaan sampai mengejar-ngejar orang yang lewat di depan perusahaan untuk merekrut orang,” ujar seorang warga Batam yang sudah tinggal sejak sekitar tahun 1990-an di Batam.

Bahkan saking mudahnya, para buruh pun dengan gampang berpindah-pindah perusahaan. Tak cocok di perusahaan yang satu, loncat lagi ke perusahaan lain.


Batam Kemudian

Tak heran lantas sejumlah perusahaan di Batam lebih memilih mencari pekerja dari luar Batam. Mendatangkannya melalui pengerah jasa tenaga kerja. Tujuannya agar tidak repot terus-terusan melakukan perekrutan.

Para pekerja yang didatangkan itu untuk kelas operator. Kebanyakan wanita. Mereka kemudian ditampung di mess atau dormitory. Dormitory ini masih bisa  dijumpai di Kawasan Industri Mukakuning.

Namun mengadu nasib di Batam memang tak semudah yang dibayangkan. Kendati banyak peluang namun banyak yang memutuskan kembali pulang. Peluang terbesar di Batam hanya sebatas operator kasar di pabrik-pabrik. Sedangkan tenaga ahli kerap diisi ekspatriat. Kalau pun ada penduduk lokal hanya sedikit.

Belum lagi biaya hidup di Batam yang cukup tinggi. Bahkan hasil survei BPS beberapa tahun lalu biaya hidup di Batam mencapai Rp 6 juta per bulan. Batam juga termasuk kota dengan biaya hidup termahal.

Batam Sekarang

Berbeda kondisinya saat ini. Pengangguran melonjak. Perusahan tutup. Kondisi ekonomi yang tak menentu dan kebijakan pemerintah yang tak pro rakyat semakin membuat kondisi semakin parah.

Bahkan terkadang, lowongan kerja untuk 10 orang saja, bisa diperebutkan ribuan orang. Kondisi ini bisa terlihat di sejumlah kawasan industri di Batam, terutama di Batamindo.

Bahkan ribuan orang yang putus asa dengan hidup di Batam memutuskan balik kampung dan tak kembali lagi. Sejumlah pengusaha juga menjerit. Investasi makin sulit.

Para investor berduyun-duyun berinvetasi ke negara seperti Vietnam dan China. Sudah tak terhitung berapa investor yang mengalihkan investasi ke Vietnam atau pun negeri tirai bambu China.


Sumber :
http://batamnews.co.id/berita-23790-mitos-merantau-ke-batam-bila-anda-tiba-anda-menyesal.html

Sunday, April 17, 2016

Suhu Udara Batam 34 Derajat Celcius

Wow, Suhu Udara Batam Lebihi 34 Derajat Celcius

Suhu udara di Kota Batam, Kepulauan Riau, panas menyengat dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam suhu mencapai lebih dari 34 derajat celcius.

"Suhu maksimum yang dicatat kemarin siang 34,2 detajat celcius," kata Kepala Stasiun BMKG Batam Philips Mustamu, Rabu (13/4).

Suhu udara di kota itu terasa lebih panas dibanding hari normal, dengan suhu antara 30-31 derajat Celcius. BMKG memprakirakan kondisi itu akan terus berlangsung hingga akhir April 2016.

Namun, diperkirakan suhu udara tidak akan mencapai 35 derajat Celcius. Selain suhu udara yang relatif tinggi, cuaca panas juga dipengaruhi kelembaban udara yang tinggi di wilayah Batam.

"Terasa gerah bukan hanya pengaruh temperatur saja, kelembaban udara yang tinggi dan langit yang tertutup awan secara penuh bisa membuat kita terasa gerah dan panas," ujarnya menjelaskan.

Potensi hujan tetap ada, hanya saja peluangnya kecil dan berupa hujan lokal dengan tempo singkat. BMKG memperingatkan masyarakat untuk mengantisipasi aktivitas awan comulus, yakni hujan yang deras dalam tempo singkat dan disertai petir dan guntur serta angin puting beliung. Saat ini, arah angin juga kerap berubah dengan kecepatan yang juga fluktuatif.

"Karena sudah masuk kondisi pancaroba maka perlu diwaspadai aktivitas comulus," ucapnya.

Philip menjelaskan, cuaca Batam yang panas dan waspada comulus itu tidak terkait dengan fenomena atau musim tertentu, karena wilayah itu tidak memiliki musim.

"Batam dan atau Kepri tidak memiliki musim, artinya tidak ada batasan yang jelas antara kemarau dan penghujan, tetapi memiliki tipe hujan equatorial karena memiliki dua puncak hujan yakni Desember hingga Januari dan Mei hingga Juni," jelasnya.

Sumber :
http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/16/04/13/o5k8mi354-wow-suhu-udara-batam-lebihi-34-derajat-celcius

Sunday, February 14, 2016

Batam Kota dengan Biaya Hidup Tinggi

Batam Termasuk 6 Kota dengan Biaya Hidup Tertinggi di Indonesia


Teruntuk anda yang mungkin berpikir akan pergi merantau meninggalkan kota asal anda, sebaiknya anda memperhatikan beberapa hal yang ada di kota tujuan anda tersebut seperti biaya hidup.
Karena biaya hidup dapat dijadikan sebuah patokan untuk anda mengukur berapa banyak biaya yang harus anda keluarkan perbulan jika anda hidup di kota tujuan tersebut.

Nah untuk seberapa besar biaya hidup tersebut, kita bisa menggunakan data yang dapat diperoleh dari BPS (Badan Pusat Statistik).

BPS sendiri merupakan lembaga pemerintah Non Kementerian yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

Untuk melihat besarnya sebuah biaya hidup di sebuah kota kita dapat melihat survei biaya hidup (SBH) yang dilakukan 5 tahun sekali. Dan IHK ini nantinya yang akan menentukan besaran Indeks Harga Konsumen.

Lalu mana saja kota di Indonesia yang memiliki biaya hidup tertinggi berdasarkan SBH terakhir (tahun 2012).

Jakarta
Jakarta sepertinya sudah menjadi rahasia umum memiliki biaya hidup tertinggi di Indonesia. Sebagai ibukota negara, Jakarta memiliki IHK sebesar Rp 7.500.726

Jayapura
Yang menduduki posisi ke dua adalah kota yang berasal dari timur Indonesia. Jayapura yang merupakan ibukota Provinsi Papua ini menempati kota ke dua setelah Jakarta dengan IHK sebesar Rp 6.939.057

Ternate
Masih berada di wilayah timur, kota ketiga dengan biaya hidup termahal adalah kota Ternate. Kota yang merupakan ibukota Provinsi Maluku Utara tersebut memiliki IHK sebesar Rp 6.427.357.

Depok
Depok berada di posisi ke empat sebagai kota dengan biaya hidup termahal. Kota yang terletak tidak jauh dari Ibukota Jakarta ini memiliki IHK sebesar Rp. 6.330.690.

Batam
Kota yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau ini menempati urutan ke lima. Kota yang juga bersebelahan dengan negara Singapura ini memiliki IHK sebesar Rp 6.307.136 yang hanya memiliki selisih yang sedikit dengan kota Depok.

Manokwari
Kembali lagi ke wilayah Indonesia bagian timur yaitu kota Manokwari. Kota yang berada pada wilayah Papua Parat tersebut juga terkenal memiliki pemandangan yang bagus. Manokwari memiliki IHK sebesar Rp 6.269.296 per bulan.

Nah itu dia daftar kota di Indonesia dengan biaya hidup yang tinggi. Tentunya indikator di atas memiliki sifat yang umum dengan nilai konsumsi rumah tangga berjumlah 4 jiwa.

Survei di atas bisa di jadikan patokan tapi seberapa besar kebutuhan biaya hidup ini juga tergantung dari pola dan gaya hidup anda.

sumber:
vevnews
http://batamnews.co.id/berita-11071-batam-termasuk-6-kota-dengan-biaya-hidup-paling-tinggi-di-indonesia.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook
http://www.artikelku.info/2014/03/kota-kota-dengan-biaya-hidup-tertinggi.html

Tuesday, August 11, 2015

Koperasi di Batam

Koperasi McDermott Raih Standar Internasional


Koperasi Karyawan (Kopkar) Mc Dermott meraih sertifikat ISO 9001:2008 untuk cakupan jasa simpan pinjam keuangan dan pengadaan barang dari lembaga sertifikasi ISO, TUV NORD yang berpusat di Jerman. Dengan sertifikat itu, maka koperasi tersebut telah memenuhi syarat internasional dalam hal mutu produk/jasa yang dihasilkan.

”Nanti Wali Kota Batam yang akan menyerahkan penghargaan kepada Kopkar tersebut saat acara Peringatan Hari Koperasi ke-68 tingkat Kota Batam pada 30 Juli di Alun-alun Engku Putri,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pasar, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (PMP-KUKM) Kota Batam, Pebrialin.

Tak hanya itu, koperasi Batam lainnya, Kopkar Sumitomo Bahagia Insani juga meraih penghargaan Koperasi Berprestasi tingkat nasional dari Menteri Koperasi. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap koperasi yang memperlihatkan kinerja positif.

Sementara koperasi berprestasi tingkat Kota Batam diserahkan pada enam koperasi di Batam, yakni Kopkar Sumitomo Bahagia Insani, Kopkar Labtech, Kopkar TEC, KPRI Asoka, Koperasi Mubud Sakinah Makmur, dan Koperasi Harapan Sejahtera Bersama.

”Nanti kami juga akan memberikan apresiasi uang bantuan pembinaan dengan jumlah berbeda sesuai urutan tingkat prestasi mereka,” terangnya.


Sumber :
http://batampos.co.id/29-07-2015/koperasi-mcdermott-raih-standar-internasional/

Monday, December 15, 2014

Car Free Day Berubah jadi Car Free Night

Pemerintah Kota Batam mengubah kegiatan Car Free Day menjadi Car Free Night. Malam tanpa kendaraan bermotor ini akan dilaksanakan pada Minggu (20/12/2014) mulai pukul 18.00 WIB - 21.00 WIB.

Perubahan waktu kegiatan hanya dilakukan di penghujung tahun 2014 yang sejalan dengan Hari Ulang Tahun Kota Batam yang ke-185. Sedangkan lokasi pelaksanaan masih sama seperti bulan-bulan sebelumnya, yakni di sepanjang Jalan Imam Bonjol Nagoya.

Kepala Bagian Humas Pemko Batam, Ardiwinata mengatakan, pergeseran waktu pelaksanaan acara bebas kendaraan bermotor ini tidak akan berpengaruh terhadap kunjungan masyarakat.

Sejumlah komunitas diperkirakan masih tetap akan memeriahkan kegiatan ini. Komunitas-komunitas di batam masih bisa menggelar penampilan-penampilan langsung di jalanan. Contohnya saja antusias pecinta sepeda di Batam yang tinggi dan komunitas pecinta iguana yang hadir pada minggu lalu.

Kegiatan bebas dari kendaraan bermotor ini memang bertujuan untuk mengurangi efek rumah kaca yang bersumber dari kendaraan bermotor. Yakni dengan mengurangi gas emisi sebesar 26 persen, dalam waktu tersebut.


Sumber :
http://batam.tribunnews.com

Kecelakaan Lalu Lintas di Batam Naik 80%

Sepanjang 2014 ini, tingkat Laka lantas yang terjadi di  Batam mengalami peningkatan hingga 80 persen dibandingkan tahun 2013 lalu.

Menurut Direktur Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri Kombes ‎Tantan Sulistyana, ada 27 kejadian dan dari angka itu tujuh orang meninggal, 15 luka berat dan 33 luka ringan. Korban rata-rata usia 16-20 tahun, kedua 26-30 dan ketiga 11-15 tahun.

Dari 27 kecelakaan ini, Tantan mengaku diperkirakan kerugian mencapai Rp192 juta. Rata-rata kendaraan roda dua yang terbanyak dari pada roda empat keatas. Menurut Tantan untuk hasil pencegahan operasi zebra 2014 sedikitnya ‎ada 3.720 pelanggar yang terdiri dari teguran tertulis 1.792‎ pelanggar dan tilang 1928 pelanggar.

Untuk pelanggaran pengguna roda dua rata-rata 800 pelanggar untuk pengguna helm, surat-surat 539 pelanggar, tidak menyalakan lampu utama 164 pelanggar dan melanggar lampu lalu lintas 97‎ pelanggar.


Sumber :
http://batam.tribunnews.com

Saturday, October 18, 2014

AFTA, Gaji TKA Sama dengan Pekerja Lokal


Tahun 2015 mendatang yaitu saat pemberlakuan Asean Free Trade Area (AFTA) gaji Tenaga Kerja Asing (TKA) akan disamakan dengan tenaga kerja lokal.

Sama nantinya dalam hal penggajian atau upah. Yang membedakan adalah posisi atau jabatan disuatu perusahaan atau instansi mereka bekerja. Patokannya nanti tetap mengikuti UMK di daerah mana mereka bekerja nantinya.

Upaya kota Batam sendiri untuk mempersiapakan jelang datangnya AFTA tahun 2015, melalui Disnaker akan menfasilitasi tenaga kerja Ahli di Batam dengan mengadakan pelatihan melalui BLK nantinya akan diprogamkan seritifikat bertaraf internasional.

Untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja di Batam, kami akan membentuk pelatihan yang menghasilkan sertifikat berstandar Internasional. Kami juga akan terus mengadakan kegiatan bersertifikat tenaga keahlian.

Disnaker kota Batam telah bekerja sama dengan pihak ketiga (lembaga pelatihan) untuk menciptakan tenaga ahli yang bersertifikat internasional.

Dalam AFTA nanti, para TKA tetap dapat menggunakan fasilitas BPJS.

Kalau pekerja asing mayoritas sebelum kerja di Indonesia mereka itu sudah punya jaminan sosial sendiri di negara asalnya.  Kalau mereka tetap ingin ikut jaminan sosial seperti BPJS boleh saja, sifatnya tak diwajibkan tapi tetap bisa jadi peserta. Seandainya tenaga kerja asing itu tak punya asuransi jaminan sosial di negaranya dan bekerja di Indonesia mereka harus ikut BPJS.



Sumber :
http://batampos.co.id

Saturday, March 8, 2014

Hal Menarik Di Pulau Batam


Berikut informasi mengenai pulau Batam yang bakalan menjadi tujuan utama para ibu-ibu dan gadget mania. Ada apa aja?

1. Barang-barang Fashion Impor

Tidak dipungkiri Batam merupakan sumber dari berbagai barang fashion impor yang ada di Indonesia. Barang-barang ini didatangkan dari Cina, Korea, dan Taiwan. Tas, jam tangan, parfum, pakaian, sepatu, dll.

Semuanya tersedia dengan berbagai merk seperti LV, Burberry, Hermes, dll… kualitasnyapun beragam dari KW3 hingga Original. Yang paling menggoda tentu harganya, ini lah alasan utama para ibu-ibu dan pri metroseksual berkunjung ke Batam :mrgreen:

2. Elektronik dan gadget

Saking identiknya dengan elektronik dan gadget, Batam sering diatasnamakan oleh berbagai penipuan online, padahal penipu tersebut tidak berlokasi di Batam. Mall Nagoya Hill dan Lucky Plaza merupakan tempat favorit bagi siapa saja yang ingin membeli komputer dan kamera. Ada puluhan penjual kamera dan komputer disini, line-upnya sangat lengkap.

Canon 1100D hingga 5D, Tamron hingga Carl Zeiss… harganya sangat bervariasi, harus pintar menawar dan jangan menawar di satu toko. Garansi? Hanya sebatas garansi toko, sesuai dengan kompensasi harga yang lebih murah. Buat dikirim ke luar daerah? Susah… bakal kena bea cukai.

3. Wisata Pantai

Sebagai sebuah pulau kecil, kemanapun kita pergi kita akan selalu dekat dengan pantai.
Sangat banyak pantai disini, namun tidak semuanya dapat dikunjungi sebagai tempat wisata. Sebagian menjadi pelabuhan, shipyard, daerah industri, hingga rumah penduduk. Wisata pantai Ocarina merupakan yang paling mudah untuk diakses karena letaknya yang sangat dekat dengan pusat kota Batam Center. Pantai-pantai yang lebih indah banyak terdapat di daerah Nongsa dan pantai-pantai tersebut dikelola oleh resort-resort internasional.

4. Kehidupan dan Hiburan Malam

Kehidupan dan Hiburan malam merupakan salah satu daya tarik utama Kota Batam, terutama bagi wisatawan manca negara. Anda akan sangat mudah menemukan diskotik, pub, bar, karaoke, dll. 

Tarifnya? Saya belum pernah mencobanya sama sekali dan insyaallah tidak akan pernah, namun dari informasi yang saya dapat tarifnya sangat murah dibandingkan dengan kualitas pelayanan yang didapat.

5. Mobil Impor Murah, dan Tentunya Brand New

Honda Fit 1.3, Honda CR-Z, Subaru Forester, Nissan 370Z, Subaru Legacy, Nissan GT-R, Range Rover Evogue, bahkan hingga Lamborghini Aventador bisa anda temukan di pulau kecil yang baru seumur jagung ini. Harganya? Cukup murah bisa dibandingkan dengan di Jakarta atau kota lainnya dikarenakan bebas dari PPN dan PPN BM. Tapi jangan berharap harganya akan bisa seharga motor bebek seperti kebanyakan hayalan orang. Harga kendaraan impor disini lebih murah 20-25% dari harga kendaraan impor di Jakarta.

Contohnya Ducati Monster 795 dijual Ducati Batam dengan banderol Rp175jt, sementara Ducati jakarta menjual dengan harga Rp215jt. Toyota 86 dijual dengan harga Rp475jt, sementara di jakarta harganya Rp600jt. Dibawa ke luar Batam? Jangan harap… karena tidak bayar PPN dan PPN BM, kalau mau ke luar pulau, bayar dulu PPN dan PPN BM-nya… jelas akan mahal :lol:

6. Lapangan Kerja di Sektor Industri

Batam juga dikenal sebagai pulau indsutri, di pulau ini banyak ditemukan kawasan industri yang di dalamnya terdapat ratusan hingga ribuan perusahaan. Rata-rata adalah perusahaan elektronik seperti Epson, Siemens, Panasonic, dll. Pekerja dengan latar belakang pendidikan di bidang teknik akan mudah mendapatkan pekerjaan disini, bahkan fresh graduate sekalipun.

7. Jalanan Yang Lebar, Lurus, Naik-Turun, dan Minim Hambatan

Ibu kost saya yang pernah tinggal di Jerman sewaktu pulang berkunjung dari batam mengatakan jalanan di Batam mirip di Jerman, bahkan beberapa spot terasa seperti di Autobahn. Entah lah, saya belum pernah ke Jerman. 80% jalanan di Batam terdiri dari 2 jalur yang masing-masing memiliki 2-4 ruas jalan.

Jalanan disini bisa mencapai 10km tanpa hambatan lampu lalu lintas. Tidak ada bangunan yang boleh berdiri tepat di pinggir jalan utama dan protokol, badan jalanpun masi sangat lebar sehingga tidak perlu terganggu oleh kemacetan yang diakibatkan oleh kendaraan yang parkir sembarangan. Benar-benar surga bagi Speedfreak.

8. Singapore

Singapore-Batam berjarak +/- 20km dengan waktu tempuh bervariasi dari 40-60 menit, tergantung dari pelabuhan mana anda berangkat. Harga tiket feri juga bervariasi, mulai dari 10SGD hingga 15SGD, tiket tersebut merupakan satu paket perjalanan pulang-pergi dan belum termasuk port tax.


Sumber :
http://emilioarmadasrg.wordpress.com

Monday, January 13, 2014

Batam Direndam Banjir




Wakil Wali Kota Batam Rudi mengerahkan 400 an anak buahnya dari anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Pekerjaan Umum, dan Petugas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) untuk membersihkan jalan di seputaran Nagoya-Jodoh, Senin (13/1) pagi.

Curah hujan yang cukup tinggi di Batam sejak hari Sabtu (11/1) hingga Minggu (12/1) kemarin memang sempat menimbulkan banjir di beberapa titik lokasi di Batam. Tak terkecuali pusat bisnis Batam, Nagoya dan Jodoh.

Hujan yang cukup deras dan angin yang sangat kencang membuat drainase terlihat tidak mampu lagi menampung luapan air hujan.

Banjir tak dapat terelakkan dan satu persatu kendaraan roda dua maupun roda empat tampak mengalami mogok di ruas jalan Nagoya.

Lumpur berwarna merah pekat pun terlihat mengotori jalanan sehingga menutup sebagian drainase yang ada. Sampah-sampah yang awalnya ada dalam drainase pun ikut terbawa air hingga ke jalanan.

Ratusan petugas terlihat bahu membahu turun langsung ke dalam drainase untuk mengeruk lumpur dan sampah-sampah. Tak terkecuali kepala dinas DKP, Suleman Nababan yang turut mengeruk lumpur yang mengotori jalanan depan Dana Graha Nagoya.

"Kalau saya tinggalin, nanti kabur semua orang ini. Bukan tidak dibenahi, secara rutin sudah dibenahi. Lihat sendiri, kemarin memangnya drainasenya sumbat ? Kan nggak. Sebenarnya, masalah pertama kebetulan air laut sedang pasang. Jadi air di drainase waktu hujan kemarin sama tingginya dengan air laut, jadi sulit mengalirnya. Kedua lagi, masyarakat kita juga yang kurang peduli," tutur Rudi saat itu.

Sumber :
http://batam.tribunnews.com
Batam Direndam Banjir

Wakil Wali Kota Batam Rudi mengerahkan 400 an anak buahnya dari anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Pekerjaan Umum, dan Petugas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) untuk membersihkan jalan di seputaran Nagoya-Jodoh, Senin (13/1) pagi.

Curah hujan yang cukup tinggi di Batam sejak hari Sabtu (11/1) hingga Minggu (12/1) kemarin memang sempat menimbulkan banjir di beberapa titik lokasi di Batam. Tak terkecuali pusat bisnis Batam, Nagoya dan Jodoh.

Lumpur berwarna merah pekat pun terlihat mengotori jalanan sehingga menutup sebagian drainase yang ada. Sampah-sampah yang awalnya ada dalam drainase pun ikut terbawa air hingga ke jalanan.

Ratusan petugas terlihat bahu membahu turun langsung ke dalam drainase untuk mengeruk lumpur dan sampah-sampah. Tak terkecuali kepala dinas DKP, Suleman Nababan yang turut mengeruk lumpur yang mengotori jalanan depan Dana Graha Nagoya.

"Kalau saya tinggalin, nanti kabur semua orang ini. Bukan tidak dibenahi, secara rutin sudah dibenahi. Lihat sendiri, kemarin memangnya drainasenya sumbat ? Kan nggak. Sebenarnya, masalah pertama kebetulan air laut sedang pasang. Jadi air di drainase waktu hujan kemarin sama tingginya dengan air laut, jadi sulit mengalirnya. Kedua lagi, masyarakat kita juga yang kurang peduli," tutur Rudi saat itu.

Sumber :
http://batam.tribunnews.com

http://batamtoday.com

Wednesday, October 23, 2013

Nama Kecamatan dan Kelurahan di Batam


Kecamatan dan kelurahan di Batam

Belakang padang
Tanjung sari
Sekanak Raya
Pemping
Kasu
Pecong
Pulau Terong

Batu ampar
T sengkuang
Sungai jodoh
Batu merah
Kampung Seraya

Sekupang
T.riau
Tiban Indah
Patam lestari
Tiban Baru
Patam Lama
Sei Harapan
Tanjung Pinggir

Nongsa
Kabil
Sambau
Batu besar
Ngenang

Bulang
Pulau buluh
Temoyong
Batu legong
Pantai gelam
Setokok
Bulang lintang

Lubuk Baja
Batu selicin
Lubuk baja kota
Kampung apelita
Baloi kota
Tanjung uma

Sungai beduk
T. piayu
Duriangkang
Mangsang
Muka kuning

Galang
Sijantung
Karas
Sembulang
Subang mas
Rempang cate
Air raja
Pulau abang
Galang baru

Bengkong
Bengkong laut
Bengkong indah
Sadai
Tanjung buntung

Batam Kota
Teluk tering
Taman baloi
Sukajadi
Belian
Sungai panas
Baloi permai

Sagulung
Tembesi
Sungai binti
Sungai lekop
Sagulung kota
Sungai langkai
Sei pelunggut

Batu aji
Bukit tempayan
Buliang
Kibing
Tanjung uncang

Monday, October 21, 2013

Mitos Barang Murah di Batam


Bagi sementara orang, Batam diingat karena dua hal: tempat belanja barang terkenal dengan harga murah dan tempat transit ke Singapura atau Johor. Karena alasan itu, hampir semua pelancong domestik yang ke Batam membawa paspor. Tentu juga membawa cukup uang untuk belanja aneka tas, ponsel, parfum, dan terkadang minuman keras impor.

”Harganya lebih murah dibandingkan di luar. Rugi jauh-jauh ke Batam kalau tidak sekalian belanja ponsel atau tas. Ada kawan menitip minuman juga. Harga satu liter di sini sama dengan harga seperempat liter di kota lain,” ujar Tomo, pelancong asal Pangkal Pinang.

Ia menunjuk pada harga ponsel yang rata-rata lebih murah 20 persen dari harga produk sejenis di luar Batam. Harga aneka tas lebih murah lagi, bisa selisih hingga Rp 200.000 per tas. Apakah semua barang itu asli? Untuk tas, hampir semua tahu di Batam adalah surga aneka produk palsu atau lazim disebut KW.

Tak hanya tas, sebagian produk elektronik juga diduga kuat palsu. Sebagian produk elektronik juga bukan barang baru. Produk-produk bekas pakai diolah lagi, lalu dikemas sebagai produk seolah-olah baru.

”Saya pernah mau beli lensa. Harganya memang relatif murah, penjualnya menyebut itu barang baru. Tetapi saya tidak yakin itu barang baru karena di bagian sirkuit penyambung dengan kamera ada bekas goresan. Tanda lensa pernah dilepas dari kamera. Di toko resmi di kota lain, saya tidak pernah melihat goresan seperti itu,” ujar pelancong lain, Riko.

Ia juga tidak terlalu yakin apakah ponsel-ponsel di Batam produk asli dan baru. Keraguan timbul karena hampir tidak ada penjual di Batam menyediakan garansi resmi untuk ponsel yang mereka jual. ”Mereka bilang ini produk BM (black market). BM dari mana kalau jualnya di tempat terbuka seperti di Lucky Plaza. Masa aparat diam saja kalau benar ada produk BM dijual bebas,” ujar Riko.

Soal harga memang sekilas lebih murah. Namun, ada ketidakpastian kualitas produk-produk tersebut. Bahkan, harga barang di Batam relatif mahal untuk ukuran produk selundupan. ”Kalau selundupan tidak bayar pajak yang bisa sama dengan harga produknya di luar Indonesia. Saya curiga ini bukan barang asli. Bahkan, mungkin bukan impor, melainkan hasil rakitan ulang di Batam,” ujar pelancong lain, David.

Soal potensi keberadaan barang ilegal di Batam memang relatif besar. Buktinya dalam sepekan terakhir, 350 unit ponsel aneka merek dan jenis disita petugas Bea dan Cukai Batam. Semuanya disita di Bandara Hang Nadim, Batam. Kepala Bidang Penyidikan dan Penindakan Kantor Bea dan Cukai Batam Kunto Prasti menuturkan, barang-barang itu disita dari tiga orang dalam waktu terpisah. Dari P (30) dan WS (30) disita 250 ponsel.

”Mereka akan naik pesawat tujuan Jakarta saat hari raya Idul Adha, 15 Oktober 2013. Menurut pengakuan mereka, barang didapat di Batam,” ujarnya, Jumat (18/10) di Batam.

Dua pria itu memasukkan 250 ponsel dalam enam koper. Karena curiga, petugas memeriksa isinya dan menemukan ratusan ponsel. Selanjutnya, pada Rabu (16/10/2013) disita 100 ponsel dari BRH (39). Semua ponsel itu juga akan dikirimkan ke Jakarta oleh pekerja di perusahaan yang melayani kargo di Bandara Hang Nadim, Batam. ”Barang disimpan dalam dua kardus,” ujar Kunto.

Tangkapan itu bukan yang pertama. Pada awal September 2013, disita 228 ponsel berbagai merek dan jenis. 

Sumber : http://regional.kompas.com

Thursday, October 3, 2013

Batam Technoplex Alternatif Dunia Pendidikan di Batam


Yayasan Pendidikan Telkom/YPT yang berbasis di Kota Bandung, melalui Direktorat Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen), berencana membangun kawasan pendidikan di Kota Batam dengan nama Batam Technoplex.

Menurut Ketua YPT Johni Girsang M.Sc, kawasan pendidikan ini akan memadukan pendidikan dari mulai TK, SD, SMP, SMA dan SMK, hingga akademi dengan prioritas di daerah Tiban karena lahan luas masih tersedia di kawasan tersebut.
“Kami ingin ada integrasi pendidikan dengan tujuan akhir menjadi pemasok sumber daya maupun ilmu bagi Telkom University yang berada di Bandung Technoplex kawasan Buah Batu,Kota Bandung,” katanya dalam rapat koordinasi/rakor perumusan rencana kerja manajerial dan anggaran Dikdasmen YPT tahun 2014 di Hotel Haris, Batam, 30 September-2 Oktober 2013.
Turut hadir dalam acara tersebut Director General Affair YPT Dedi Supriadi, Director PSE YPT Imelda Tirra Usnadibrata, VP Education Planning & Developement Dikdasmen PSE Sophia Yuliantie Sigit, AVP Education Planning Developement & Regulation PSE Suharsono, staff PSE, serta sejumlah kepala sekolah di bawah Dikdasmen dari seluruh Indonesia.
Menurut Johni, integrasi pendidikan sebagai implementasi konsep one pipe education system akan menguntungkan semua pihak, terutama siswa dan orangtua siswa. Sebab, proses pendidikan akan berlangsung terarah dan fokus dari awal hingga akhir.
Di sisi lain, kata Johni, penerapan konsep ini juga selaras dengan program mahakarya PT Telkom, Tbk (sebagai induk YPT) di bidang sumber daya manusia dengan menciptakan pendidikan berkualitas yang terjangkau di bawah kendali YPT.
“Ini pun selaras dengan konsep national university, dimana Telkom University nanti bukan hanya ada di Bandung, tapi juga akan dibuka cabangnya di Medan, Balikpapan, dan Makassar. Karena itulah, pembangunan komplek pendidikan dasar dan menengah harus dimulai,” katanya.
Imelda Tirra Usnadibrata menambahkan, sejumlah arahan rencana kerja untuk tahun depan, selain mendirikan Batam Technoplex, juga berencana membangun konsep pendidikan dasar menengah terintegrasi lainnya di Purwekerto dan Manado.
“Bahkan kami juga berencana go international, yang akan dijajaki adalah negara Sudan Selatan di Afrika mulai Oktober nanti. Tidak menutup kemungkinan kami akan dirikan TK, SD, dan semua jenjang Telkom School di negara tersebut,” katanya.
Menurut dia, pengembangan tersebut sangat memungkinkan jika mengacu potensi yang dimilikinya. Saat ini, Dikdasmen YPT mengelola 44 sekolah terdiri dari 31 Taman Kanak-kanak dan Playgroup, 1 SD, 1 SMP, 1 SMA, 3 SMK Pariwisata, dan 7 SMK Telkom.
Sekolah sebanyak itu tersebar di 37 kota di puluhan kota dari Pematang Siantar, Sumut hingga Jayapura, Papua. Juga, 44 sekolah tersebut telah eksis puluhan tahun di sedikitnya 10 provinsi di seluruh Indonesia.
“Karena itulah, mari kita samakan visi dengan bekerja keras dan berdoa. Saya meminta waktu kepada semua kepala sekolah, guru, dan seluruh pihak memberi kemasukan, juga berbagi kunci sukses penerapan program,” kata direktur yang belum dua bulan menjabat ini.
Johni Girsang mengungkapkan  seluruh target tadi bisa tercapai jika diseminasi nilai-nilai budaya kerja di Dikdasmen terus disesuaikan dengan budaya kerja PT Telkom, Tbk, sebagai induk perusahaan.
Salah satu yang ditekankan adalah program sadar budaya, peningkatan kompetensi, dan pembentukan karakter personel. Selain itu, harus terus berupaya menjaga performa tiap entitas di bawah Dikdasmen, baik dari sisi pendapatan maupun jumlah siswa.
Pendapatan diupayakan semakin mandiri, sebab jika terus disubsidi, maka tidak akan memunculkan prestasi individu maupun sekolah.
“Dari sisi jumlah siswa, tolong ikuti gaya Robi Johan, eks Dirut Garuda Indonesia. Dia tiap malam sediakan waktu mikirin mengapa Garuda waktu itu rugi terus sampai akhirnya untung. Jadi, pikirkanlah terus bagaimana caranya makin maju sekolah-sekolah kita,” pungkasnya. 

Friday, July 12, 2013

Disain Gendheng


Marsono adalah pemilik usaha Desain yang diberi nama Desain Gendheng. Oleh Kawan-kawan dekatnya Marsono popular dengan Panggilan Demang.

Marsono mengawali usahanya pada tahun 1999. Ia menjalankan usahanya bukan pada saat masih bekerja. Ia merintis usahanya justru ketika sudah keluar dari PT TEC, sebuah perusahaan elektronik di Kawasan Industri Batamindo. 

Dulu ketika masih sekolah seni di SMIK Negeri Pacitan ia sudah terbiasa menitip barang dagangan di konter penjualan.

Ketika di Batam, Demang tidak tinggal diam. Ketika itu jaman kejayaan penjual gorengan. Insting bisnis Demang terpanggil. Ia menjadi pemasok cabe kepada penjual gorengan. Tidak disitu saja, Demang juga mendistribusikan minyak goreng kepada penjual gorengan. Hasilnya memuaskan. Yang penting menjalankan usaha tidak gengsi meski diprotes teman-temannya.

Naluri bisnis Demang terus dikembangkan. Dengan bekal uang tabungan tiga ratus ribu rupiah Demang memantapkan usahanya dengan membuat bisnis desain, uniform. Hasilnya, Sejak tahun 2003 Demang mendirikan badan usaha CV, bernama CV DIGE.


Kenapa nama usaha bisnis ini unik? Justru itulah letak promosinya kata Demang. Nama unik akan selalu diingat. Kalau orang ingat akan nama usaha kita maka mereka akan kembali lagi. Demang menganjurkan agar nama bisnis dibuat unik di telinga pendengar karena disitulah letak promosinya.

Demang mengatakan, DIGE dibuat dengan pendekatan kualitas. Lebih bagus lagi kalau produk yang dibuat tidak hanya berkualitas bagus tapi juga cepat. Kalau kualitas bagus dan puas maka pembeli akan menjadi pelanggan. Hal itu dibuktikan dengan loyalitas pelanggan meski sudah bertahun-tahun tapi masih menjadi pemakai setia produk Disain Gendheng hingga sekarang.

Demang mengatakan untuk memulai bisnis tak perlu terlalu banyak pertimbangan. Lakukan saja. Demang memberi contoh salah seorang temannya seorang manajer yang ingin membuka usaha namun tidak pernah terealisasi karena sang kawan hanya sibuk berpikir pertimbangan bisnis tanpa pernah melaksanakan bisnis. Sehingga sang kawan tidak juga menjalankan bisnisnya hingga saat ini. Jadinya berhenti pada niat saja.

Membangun usaha tidak harus dengan usaha besar dulu. Bisa dilakukan usaha yang kecil-kecil sambil menjalankan rutinitas di perusahaan. Usaha kecil-kecil itu seperti bisnis makanan. Setelah usaha sudah bagus dan dirasa sudah siap untuk melepaskan status sebagai pekerja baru keluar dari pekerjaan.

Kunci kenapa pelanggan bertahan karena barang yang dibuat berkualitas. Bila pelanggan puas dia akan tetap datang dan loyal.

Pada bedah bisnis ini Demang juga menjelaskan tentang strategi marketing, pembukuan hingga aspek legalitas. Usaha desain Gendheng yang dijalani oleh Demang bernaung di bawah bendera CV. DIGE. Demang atau Marsono mampu membuktikan bahwa dengan modal Rp.300.000 saat merintis bisnis, kini ia bisa meraup omset Rp 1.300.000.000 (Satu miliar tiga ratus juta ) setahun. 

WWW.disaingendheng.com
demank@yahoo.com

Sumber : marumpa.wordpress.com

Monday, June 24, 2013

Teh Obeng


'Teh obeng', sebutan minuman untuk es teh manis atau teh manis dingin. Sedangkan 'teh o' dan 'kopi o' berarti teh/kopi panas tanpa es. 

VERSI 1
Sebutan 'teh obeng' berasal dari 'teh apeng'. Dalam bahasa orang Tionghoa di Xi Cia Po, 'o' berarti 'kosong' dan 'peng' berarti es. Dengan demikian, 'teh apeng' berarti 'es teh'

Karena lidah orang Indonesia, yang awalnya disebut teh apeng lama-kelamaan ucapan tersebut berubah menjadi teh obeng. 

Selain itu, dari sebutan 'teh apeng', karena sudah bercampur dengan lidah  Indonesia, akhirnya dulu warga keturunan banyak juga yang menyebut dengan 'teh openg'. Kata-kata 'teh openg' itu masih ganjil, bagi warga asli Indonesia. 

Seiring berjalannya waktu, maka huruf 'p' tersebut berganti menjadi huruf 'b'. Maka, munculnya nama 'teh obeng' sampai dikenal banyak orang hingga sekarang. 


VERSI 2
Teh obeng biasanya menggunakan es yang bolong tengahnya, yang diambil dengan menggunakan obeng, bukan es kotak walaupun dulu Teh obeng menggunakan es batu yang di pecah karena jaman dulu belum ada alat pembuat es, namun 15 tahun kemudian semua sudah memakai es yang bolong tengahnya.

Tuesday, March 19, 2013

BATAM, Pulau Industri



BEGIN WITH THE END IN MIND
tulisan perantau untuk para perantau muda

PENGANTAR
BATAM, Pulau Industri

Kalau Jakarta dikenal dengan kota yang tidak pernah tidur, maka Batam disebut dengan Pulau yang tidak pernah terlelap. Kalau Jakarta dikenal sebagai ibu kota yang kejam melebihi ibu tiri, maka Batam disebut sebagai pulau yang tidak mengenal perasaan.

Sebenarnya julukan itu tidak benar seutuhnya. Karena jika kita melihat di Buser atau di Patroli, acara TV yang berkutat dibidang kriminal, tindak tanduk penjahat ada dimana-mana menyebar merata di seluruh pelosok negeri.

Di Indonesia, terdapat beberapa kota Industri diantaranya adalah Jakarta, Surabaya dan Batam. Jika kamu adalah orang yang bertipe pekerja keras, maka Batam adalah pulau yang cocok untuk kamu singgahi. Tipe workaholic akan betah tinggal disini. Karena perhitungan gaji yang fair mengikuti perhitungan pemerintah, 20 hari kerja kita berpusing-pusing dengan pekerjaan dan sebagai ganjarannya di akhir bulan kita dapat tersenyum-senyum melihat slip gaji kita.

Namun terlalu naif, jika kita membicarakan hal tersebut.

Batam memiliki beberapa kawasan industri, diantaranya yang terbesar adalah Kawasan Industri Batam Center, Kawasan Industri Panbil, dan Kawasan Industri Mukakuning. Rata-rata perusahaan yang ada adalah anak perusahaan dari perusahaan yang ada di luar negeri. Seperti Jepang dan Singapura. Jadi untuk kesini, kamu harus bisa berbahasa Inggris.

Namun jangan berkecil hati dulu, karena penulis yakin, kemampuan berbahasa Inggris arek ITS belum bisa dibanggakan. Namun jangan khawatir, perbaiki mulai saat ini juga. Terutama vocabulary, karena yang menjadi lawan bicara kita adalah orang Jepang, orang Singapura dan orang India, yang notabene bahasa Inggris mereka bukan bahasa Ibu.

Asal kita ngomong mereka ngerti, mereka ngomong kita juga ngerti, thats all.


Kemampuan Teknis
Agar bahasa Inggris ada improve, selain belajar di UPT atau di lembaga bahasa Inggris swasta yang lebih bonafit, gunakan juga media yang lain. Tidak susah. Saat menonton film barat, jangan hanya membaca text doank, tapi sekali-kali dengerin para aktor atau aktris bicara kemudian coba kalian terjemahkan.

Atau saat kalian melantunkan lagu barat di kamar mandi, dikit-dikit kalian resapi arti dari liriknya. Atau yang lebih efektif lagi adalah, ngobrollah dengan teman kamu dkampus dengan bahasa Inggris. Sangat sepakat sekali, kalau diadakan English Day seperti yang diterapkan oleh Laboratorium Sistem Manufaktur atau Lab lainnya. Karena dengan komunikasi 2 arah akan bakal efektif untuk memperbaiki bahasa Inggrismu.

Perbaiki sekarang kemampuan bahasa Inggrismu, karena lawan bersaing kita bukan teman kuliah kita, bukan orang Indonesia saja, tapi orang luar negeri. Tanpa bahasa Inggris, sama saja kamu maju perang tanpa membawa senjata, bisa-bisa mati konyol.

Selain kemampuan berbahasa Inggris, pastinya harus dibarengi dengan teori-teori yang mendukung didunia kerja. Untuk mendapat teori-teori pendukung tersebut sudah sangat cukup  kamu dapatkan di bangku kuliah sesuai dengan mata kuliah dan kurikulum yang telah diramu oleh para dosen TI ITS. Tentunya jangan kamu terima mentah-mentah, tapi perlu kamu kembangkan di Lab-Lab yang telah ada dikampus.

Ada selentingan bahwa didunia kerja teori-teori yang kita pelajari di kampus tidak digunakan sama sekali. Hal itu tidaklah benar. Juga tidak sepenuhnya salah. Karena sebenarnya didunia kerja juga diterapkan teori-teori tersebut, tentunya dengan sedikit penyesuaian disana-sini, atau yang biasa disebut dengan teori terapan. Jadi jangan tidak belajar.

Jangan sampai saat kamu wisuda nanti, kamu tidak mengerti tidak paham, apa sebenarnya Teknik Industri, apa sebenarnya yang saya pelajari selama kuliah dari semester ke semester. Tanyalah dirimu sendiri dan jawablah dengan baik, sebelum orang lain bertanya kepadamu.

Karena penulis mengalami sendiri, yang dipelajari di Teknik Industri sangat banyak sekali. Ibaratkan pendekar, kamu mempunyai banyak senjata seperti pedang, panah, golok, kapak, ruyung, tongkat dan keris. Tapi kamu tidak dapat menggunakan salah satunya saja dengan baik.

Soft Skill
Selain belajar formal untuk mendapatkan ilmu teori, ada lagi yang tak kalah penting. Yaitu soft skill. Yang bisa kamu dapatkan jika kamu berinteraksi dengan orang lain. Dan wadah yang sesuai untuk mengasah soft skill adalah organisasi. Organisasi apa saja, baik itu HMTI, MSI, Lab atau UKM.

Mengapa soft skill itu perlu dan penting. soft skill ada beberapa, diantaranya adalah leadership dan comunication skill. Karena tingkat pendidikan kita adalah strata satu (S1) maka didunia kerja kita akan memimpin suatu tim yang pada umumnya tingkat pendidikan mereka adalah SMA, yang mana pemahaman mereka akan berbeda sama sekali dengan teman kita yang sama-sama mengenyam bangku kuliah.

Maka tidak lucu kalau kita saat akan memberikan instruksi kepada anak buah kita, kita tidak dapat menjelaskan dengan tenang dan jelas. Karena kita telah grogi duluan. Karena kita tidak pede.

Akan mudazir kalau kita punya segudang ide, tapi tidak pernah terwujud, karena anak buah kita sebagai tim tidak bekerja dengan efektif dan efisien sesuai dengan yang kita mau, sesuai dengan yang kita inginkan.

Kemampuan ini akan efektif jika kita asah. Selain dengan organisasi, kita manfaatkan media lain, semisal saat kuliah, kita ada yang tidak jelas. Cobalah mengacungkan tangan, lalu bertanya.

Dengan bertanya, kita telah belajar memupuk 2 hal. Keberanian dan komunikasi. Keberanian, karena kita telah mengalahkan rasa takut dan malu terhadap forum, bahwa kita tidak paham. Berani menepis dicap bodoh. Dan dengan bertanya, kita belajar menata ucapan kita secara diplomatis mungkin, sehingga pertanyaan yang kita ajukan bukan merupakan pertanyaan bodoh, tapi merupakan pertanyaan yang cedas.

Begin With The End In Mind
Dari tulisan yang singkat ini, penulis tidak akan mengajak pembaca harus bagaimana, harus melakukan apa. Pembaca dipersilahkan mengambil sikap sendiri.

Namun yang perlu digaris bawahi adalah, saat kamu memulai sesuatu kegiatan atau aktivitas apapun selalu iringi dengan kejelasan hasil apa yang akan dan yang ingin kamu capai.
Jangan sampai kamu saat wisuda nanti tidak mengetahui kemampuanmu sendiri, atau yang lebih parah kamu tidak mempunyai kemampuan! Sungguh parah. Jangan sampai kamu merasa menyesal dan kecewa karena saat kuliah tidak menggunakan waktu dengan baik.

Sah-sah saja kalau kita meluangkan waktu kita untuk bermain, untuk nongkrong, untuk pacaran. Untuk refreshing melepas penatnya beban. Tapi tidak wajar jika waktu refreshing melebihi waktu dari belajar itu sendiri.


Batam, 22 November 2005

Taufan Yanuar

(Penulis merupakan mantan mahasiswa angkatan 2000. Pernah mengenyam magang di Astra Otoparts Jakarta selama 6 bulan dan sekarang menjadi buruh di PT Toshiba TEC Batam. Selama kuliah penulis aktif di HMTI sebagai Kabiro Kesekretariatan dan Kadep PPA)

Related Posts