Sunday, January 5, 2020
5 Pantai Eksotis di Batam
Batam dikenal memiliki berbagai destinasi wisata pantai. Beragam pantai eksotis di Batam memanjakan wisatawan asing dan domestik. Bahkan, warga Batam sendiri juga kerap mengunjungi pantai saat weekend.
Pilihan pantai eksotis di Batam menyuguhkan nuansa yang unik dan menyejukkan mata. Mulai dari Pantai Tegar Bahari hingga Pantai Elyora. Simak 5 pantai eksotis di Batam berikut ini.
1. Pantai Viovio
Bukan rahasia lagi bila pantai Viovio adalah salah satu pantai berpasir putih yang sangat cantik. Terletak di Sijantung, Galang, Kota Batam, pantai ini menyuguhkan hamparan pasir putih yang berpadu dengan birunya air laut.
Terdapat banyak spot foto di pantai ini, seperti ayunan, tulisan 'I Love U' dari kayu yang romantis, hingga dermaga mini yang selain digunakan untuk lompatan terjun juga biasa digunakan sebagai latar foto.
Biaya masuk pantai Viovio terbilang sangat terjangkau, yakni hanya Rp 10 ribu saja. Pantai ini sudah dilengkapi dengan fasilitas toilet dan gazebo yang bisa disewa dengan harga Rp 150 ribu - Rp 200 ribu.
2. Pantai Elyora
Lurus dari pantai Viovio, kamu akan menjumpai pantai berpasir putih lain, yakni pantai Elyora. Pantai ini berada di Galang Baru, Galang, Kota Batam, tepatnya setelah jembatan 6. Lokasinya memang lebih jauh dibanding pantai Viovio, tapi kamu dijamin tidak akan menyesal datang ke pantai ini.
Saat laut tidak pasang, hamparan pasir pantai yang benar-benar putih terbentang luas di depan mata, berpadu dengan warna hijau kebiruan air laut. Banyak pohon bakau yang tumbuh di sisi kanan pantai ini.
Sama dengan pantai Viovio, pantai ini juga punya ayunan kayu di tengah laut. Pengunjung juga bisa menyewa pondok gazebo seharga Rp 50 ribu. Selain itu, ada juga fasilitas mushola dan toilet yang jumlahnya mencapai kurang lebih 40 unit toilet. Biaya masuknya sama dengan pantai Viovio, yakni Rp 10 ribu.
3. Pantai Mirota
Pantai ini juga sama berada di daerah Barelang, tepatnya di Sijantung, Galang, atau di jembatan 5. Letaknya cukup berdekatan dengan pantai Viovio. Sama-sama berpasir putih, pantai Mirota juga punya pesona yang tak kalah eksotis.
Kamu yang tidak suka kepanasan mungkin akan senang datang ke sini. Pasalnya, pantai ini banyak ditumbuhi pohon-pohon rindang yang sangat teduh. Kamu bisa menggelar tikar dan duduk santai di bawah pohon sembari menikmati semilir angin pantai.
Selain itu, air laut pantai Mirota terkenal sangat jernih karena dirawat dengan baik. Saking jernihnya, kamu bahkan bisa melihat karang dan biota laut dengan mata telanjang. Untuk masuk kesini, kamu cukup membayar Rp 10 ribu saja. Atau jika kamu ingin melakukan staycation, pantai Mirota juga punya villa yang bisa kamu tempati.
4. Pantai Melur
Satu lagi pantai di kawasan Sijantung, Galang, yang tak kalah cantik. Pantai Melur, namanya, merupakan salah satu pantai berpasir putih dengan arus laut yang cenderung tenang. Pengunjung bisa berenang maupun naik perahu untuk menikmati arus tenang pantai ini.
Selain itu, banyak warung dan kedai makanan yang bisa kamu sambangi untuk mengisi perut setelah beraktivitas di pantai ini.
Banyaknya pohon-pohon yang tumbuh di sepanjang bibir pantai membuat tempat ini lebih teduh. Selain berenang, banyak pula pengunjung yang melakukan aktivitas olahraga di pantai ini, seperti bermain voli dan sepak bola.
5. Pantai Tegar Bahari
Pantai ini letaknya berdekatan dengan pantai Elyora. Tepatnya di Galang Baru, Galang, kota Batam. Letaknya di sebelah kiri jalan setelah jembatan 6, sebelum pantai Elyora. Pantai ini menyuguhkan pemandangan pasir putih yang berpadu dengan gradasi warna tosca kebiruan air laut.
Selain pasirnya yang putih, pantai ini juga punya banyak spot foto yang menarik, seperti ayunan, plang kayu bertuliskan Tegar Bahari Beach, hingga rangkaian dermaga dengan ujung berupa kursi kayu berbentuk hati dan panah di tengahnya.
Terdapat hiasan berupa tanaman hijau yang melingkari bentuk hati tersebut. Pengunjung bisa duduk sambil berfoto di depannya. Ayunan di sini juga banyak, ada yang di tengah laut, di daratan pantai yang ditumbuhi rumput, hingga di bawah pepohonan. Selain ke lima pantai tersebut, masih banyak pantai lain di Batam yang bisa kamu kunjungi.
Sumber :
https://batam.tribunnews.com/2020/01/04/daftar-5-pantai-eksotis-di-batam-dari-pantai-elyora-hingga-pantai-tegar-bahari?page=all.
Spot Instagramable di Lagenda Park Batam
Walau masih tergolong baru, Lagenda Park sudah menjadi destinasi wisata populer di Batam. Selain indah, tempat wisata ini juga cocok untuk dijadikan sebagai destinasi edukasi untuk anak-anak. Untuk Generasi Milenial yang gemar berfoto, juga tepat mengunjungi Lagenda Park.
Pasalnya, banyak spot instagramable disediakan di taman unik tersebut. Sehingga kamu tak akan bosan, bisa jalan-jalan sekalian berfoto. Simak spot instagramable di Lagenda Park berikut ini.
1. Payung gantung
Spot pertama yang akan kamu lihat begitu masuk ke kawasan wisata ini adalah payung warna-warni yang digantung di bagian atas sekitar halaman depan taman.
Selain menjadi peneduh, payung-payung cantik tersebut juga menjadi latar foto favorit pengunjung. Banyak pengunjung yang berfoto di spot ini. Warnanya yang beragam dan jumlahnya yang relatif banyak membuat hasil foto terlihat cerah dan colorful.
Selain digantung di halaman depan, payung-payung tersebut juga digantung di sekitar areal parkir motor dekat pintu masuk. Spot ini seolah menjadi penyambut para pengunjung yang baru datang ke sini.
2. Sangkar raksasa
Sangkar berbentuk tabung ini sebetulnya adalah vertical garden yang ditumbuhi tanaman merambat sekaligus dihiasi tanaman artificial dan hiasan kupu-kupu.
Selain itu, ada pula hiasan bola-bola besar yang digantung di bagian atasnya. Letaknya persis di samping pos tiket, sehingga ketika kamu membeli tiket, kamu bisa langsung melihat spot ini.
Kamu bisa berfoto di tengah-tengah sangkar ini dengan dikelilingi tanaman hijau yang merambati besi-besi sangkar. Dengan angle dan pencahayaan yang pas, dijamin foto kamu bakal kece!
3. Pelataran kincir
Tepat di belakang sangkar terdapat pelataran berupa walking track sepanjang kurang lebih 50 meter. Tapi jangan salah, walking track ini bukan walking track biasa. Sebab, areal ini penuh dengan hiasan kincir angin kecil dengan berbagai warna.
Tidak hanya dipasang di bagian atas, kincir-kincir tersebut juga dipasang di bagian pinggir walking track. Sehingga ketika berfoto di sini, seolah-olah kamu seperti berada di negeri kincir angin. Terdapat rangkaian pohon berukuran ramping yang dibuat menyerupai pintu berjumlah 10 rangkaian. Dari rangkaian kayu inilah kincir angin tersebut dipasang menggunakan tali.
4. Rumah pohon
Lurus dari pelataran kincir, kamu akan melihat jembatan gantung yang berujung ke sebuah rumah pohon. Jembatan gantung dan rumah pohon tersebut terbuat dari kayu dan letaknya berada dekat dengan kandang ular Phyton Breeding House milik Lagenda Park.
Untuk menuju ke rumah pohon ini, kamu harus menaiki tangga berjumlah tiga tingkat yang masing-masing tingkatannya hanya berjumlah kurang dari 10 anak tangga. Setelah berada di atas, kamu bisa melihat areal Lagenda Park yang ada di bawah.
Dari sepanjang jembatan gantung hingga berujung ke rumah pohon bisa menjadi latar foto yang unik dan Instagramable. Apalagi ditambah suasana hijau pepohonan tinggi yang mengelilingi rumah pohon ini, membuat foto kamu makin estetik.
5. Ayunan ‘LOVE’
Turun dari rumah pohon, tepatnya di belakang Phyton Breeding House, terdapat satu spot yang bisa kamu manfaatkan juga. Spot tersebut berupa ayunan dengan hiasan kayu bertuliskan ‘LOVE’ di sampingnya. Kamu bisa berpose duduk di ayunan tersebut.
Namun, karena letaknya yang cukup ke belakang, kamu harus pintar-pintar mencari pencahayaan yang pas. Sebab, berfoto di tempat ini pada waktu-waktu tertentu justru akan membuat hasil foto kamu backlight.
Sebagai informasi tambahan, taman ini punya banyak ayunan yang selain digunakan sebagai tempat duduk, juga bisa digunakan sebagai latar foto. Kamu bisa menemukannya di banyak titik di taman ini.
6. Ban pink
Spot yang berada di dekat areal outbond ini berupa susunan ban yang telah dicat berwarna pink dan disusun membentuk persegi.
Di tengah-tengah ban tersebut terdapat ayunan yang bisa kamu duduki. Kamu bisa berpose di ayunan tersebut dengan latar susunan ban berwarna pink yang unik. Jangan lupa senyum supaya warna pink dari ban-ban ini semakin cerah!
7. Aneka pelataran
Taman ini punya banyak pelataran yang telah dihias sedemikian rupa sehingga bagus untuk dijadikan latar foto. Ada pelataran dengan latar lambang hati, pelataran berupa ayunan yang telah dihias dengan banyak bunga, pelataran bunga yang diberi tirai, dan masih banyak lagi.
Kamu bisa menemukannya di banyak sudut taman ini. Untuk itu, kamu harus mengunjunginya langsung agar puas menjajal seluruh spot foto di taman ini. Lagenda Park berada di pinggir jalan raya, tepatnya di sebelah kiri jalan arah Batam Center ke Punggur dan buka setiap hari pukul 08.00 - 18.00 WIB.
Sumber :
https://batam.tribunnews.com/2020/01/05/7-spot-instagramable-di-lagenda-park-batam-ada-rumah-pohon-hingga-sangkar-raksasa?page=all.
Monday, October 14, 2019
Jembatan Barelang Peninggalan Habibie
Mendiang Presiden Ketiga Indonesia, BJ Habibie, meninggalkan banyak warisan semasa hidupnya. Salah satunya adalah Jembatan Barelang di Batam.
Jembatan Barelang yang berada di Kota batam mulai dibangun dari tahun 1992 hingga 1998.
Jembatan Barelang menjadi pilot project yang diprakarsai ratusan insinyur Indonesia.
Proses pembangunannya memakan waktu enam tahun.
Selaku pemrakarsa, BJ Habibie sama sekali tak mempekerjakan tenaga ahli asing saat itu. Tentunya hal itu menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.
Secara makna, Jembatan Barelang merupakan singkatan dari Batam, Rempang dan Galang. Nama itu merupakan tiga dari nama enam pulau yang disambungkan oleh Jembatan Barelang, termasuk Pulau Tonton, Pulau Nipah dan Pulau Galang Baru di Kepulauan Riau.
Jembatan Barelang sendiri terdiri dari enam jembatan dengan nama berbeda. Diketahui, satu yang terbesar dan terpanjang adalah Jembatan Tengku Fisabilillah atau yang dikenal juga sebagai Jembatan I.
Kini, nama Jembatan Barelang pun populer sebagai ikon wisata di Batam. Namanya memang cukup populer di kalangan wisatawan.
Sumber :
https://www.pegipegi.com/travel/jembatan-barelang-ikon-kota-batam-yang-memesona/
https://finance.detik.com/foto-bisnis/d-4745127/melihat-jembatan-barelang-ikon-kota-batam-peninggalan-habibie/7#detailfoto
Friday, May 31, 2019
BP Batam Wujudkan Sistem Logistik yang Modern Lewat Smart Contract
batampos.co.id – Sebagai lembaga Badan Layanan Umum (BLU) yang bertugas untuk membangun dan mengelola Batam, BP Batam terus memberi inovasi untuk meningkatkan daya saingnya.
Berselang enam hari dari kerjasama antara dClinic International guna mengembangkan sistem Blockchain Kesehatan Publik pertama di Indonesia, BP Batam kembali mengadakan Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Kerjasama Proyek Percontohan Indonesia Blockchain Logistics bersama PLMP Fintech LTD dan PT Central Distribusi Batam.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Mahakam, Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Rabu (29/5) siang, dan dihadiri oleh Kym Kee selaku Wakil Direktur (Chief Operating Officer) PLMP Fintech PTE.LTD, Komisaris PT Central Distribusi Batam, Agus Riyanto, Direktur Utama PT Sarinah, Ngurah Yasa, dan Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady.
Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady mengatakan, kerjasama tersebut merupakan salah satu bentuk wujud prioritas dan komitmen BP Batam untuk tahun 2020 dengan mengintegrasikan kegiatan logistik dan komoditas.
“Nah, kami menghadirkan teknologi Blockchain yang disebut sebagai Smart Contract. Terobosan ini merupakan hal yang krusial, karena logistik adalah kunci dari perekonomian nasional,” ujarnya.
Edy menambahkan, teknologi Smart Contract nantinya akan menggunakan layanan Data Center dari Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) BP Batam, sebagai salah satu entitas bisnis di BP Batam.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi adalah penerapan pemerataan implementasi teknologi di Batam dan kesesuaian bentuk bisnis yang dipersiapkan untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
“Kita sudah memiliki fasilitasnya dan perbaiki infrastrukturnya, jadi sesegera mungkin bisa terlaksana,” jelasnya. Edy melanjutkan, meski dirancang dalam bentuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), teknologi tersebut tetap di jalan.
“Implementasinya saya harapkan maksimal tiga bulan setelah penandatanganan perjanjian kerjasama,” paparnya..
Kata edy, teknologi Blockchain merupakan platform desentralisasi atau Digital Legder, di mana transaksi dapat terekam dan terintegrasi secara digital.
Wakil Direktur PLMP Fintech PTE.LTD, Kym Kee, mengatakan sistem tersebut tidak menggunakan pihak ketiga. “Sederhananya, catatan transaksi-transaksi yang sudah terjadi, disimpan oleh lebih dari satu komputer. Jadi akan lebih susah untuk men-hack sistem ratusan bahkan ribuan komputer,” jelasnya.
Kym mengungkapkan, kecil kemungkinan adanya gangguan untuk semua komputer pada waktu yang sama. menurutnya, dengan menggunakan metode konvensional biasanya akan menimbulkan masalah kepercayaan.
“Dengan menggunakan jaringan Peer-to-Peer yang Blockchain miliki, hal tersebut dapat teratasi,” katanya.
Sedangkan Smart Contract sendiri lanjutnya, adalah kontrak kripton yang mengizinkan penggunanya untuk mentransfer aset secara digital. Baik mengontrol transfer mata uang digital atau aset antar pihak dalam kondisi tertentu.
Kontrak tersebut kemudian akan tersimpan di dalam teknologi Blockchain dan bersifat Immutable atau tidak bisa diubah.(*)
Sumber :
https://batampos.co.id/2019/05/31/bp-batam-wujudkan-sistem-logistik-yang-modern-lewat-smart-contract/
Tuesday, May 21, 2019
Proses Produksi Smartphone Xiaomi di Batam
Foto: Melihat Proses Produksi Smartphone Xiaomi di Batam·
21 Mei 2019 8:00
Produksi smartphone Xiaomi di PT Sat Nusapersada, Batam.
Xiaomi telah merakit lini smartphone-nya untuk pasar Indonesia di PT Sat Nusapersada, Batam. Hal ini telah mereka lakukan sejak tahun 2017 sebagai langkah mereka untuk memenuhi aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di Indonesia.
Perusahaan teknologi asal China itu mampu memproduksi 700.000 smartphone dalam waktu satu bulan di Sat Nusapersada. Ada tiga lantai di pabrik tersebut yang disediakan untuk merakit smartphone Xiaomi. Dan untuk saat ini, ternyata tiga line produksinya difokuskan untuk Redmi Note 7 yang sedang laris manis.
Tim kumparan diajak oleh Xiaomi untuk berkunjung langsung melihat proses produksi smartphone mereka di Sat Nusapersada. Proses produksinya sendiri dilakukan selama 24 jam. Menurut penjelasan pihak Sat Nusapersada, secara garis besar ada tiga proses yang dilewati smartphone Xiaomi sebelum diedarkan ke pasaran.
Proses pertama adalah perakitan ponselnya. Setelah itu, dilanjutkan oleh proses pengujian kamera dan radio Wi-Fi. Dalam proses kedua tersebut, ada tahap yang disebut aging, di mana smartphone akan diuji saat mengisi daya baterai selama enam jam.
Setelah itu, proses terakhir adalah pengemasan alias packing. Smartphone-smartphone Xiaomi dimasukkan ke dalam boks untuk siap diedarkan ke pasar. Total dalam tiga tahap itu terdiri dari 86 proses produksi.
Steven Shi, Country Head Xiaomi Indonesia, mengungkapkan saat ini permintaan terhadap Redmi Note 7 memang sangat tinggi. Oleh karena itu produksinya bisa disesuaikan dengan permintaan dan suplai di pasar. Apalagi dengan adanya kritik yang mengatakan Redmi Note 7 sebagai 'ponsel gaib' karena sulit didapatkan di pasaran.
"Jadi permintaannya sangat luar biasa di pasaran, selama ini juga ada beberapa komplain, karena kami tahu permintaan sangat luar biasa, jadi kami memaksimalkan produksi," ujar Shi, saat ditemui di pabrik PT Sat Nusapersada, Batam, Senin (20/5).
Shi berjanji akan memproduksi sebanyak mungkin smartphone Xiaomi lewat kerja sama dengan Sat Nusapersada untuk memenuhi permintaan yang tinggi dari konsumen.
Sumber :
https://kumparan.com/kumparantech/foto-melihat-proses-produksi-smartphone-xiaomi-di-batam-1r7JNBJnFFD/full
Thursday, May 16, 2019
Batam Tidak Bebas Cukai
Pemerintah menyatakan tak lagi membebaskan cukai di wilayah free trade zone (FTZ) atau zona perdagangan bebas. Ada beberapa pertimbangan sehingga pemerintah tak lagi memberikan pembebasan.
Demikian disampaikan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Heru Pambudi di Kemenkeu Jakarta, Kamis (16/5/2019).
"Untuk yang terkait barang kena cukai betul bahwa fasilitas barang kena cukai selama ini diberikan untuk FTZ ada Batam, Bintan, Karimun kemudian Pinang akan tidak lagi diberikan. Dasarnya adalah rekomendasi KPK dan review pemerintah," kata Heru.
Pertimbangan tersebut, pertama, dari sisi legal, undang-undang menyatakan tak pernah membebaskan cukai. Dia mengatakan, pada prinsipnya cukai adalah untuk pengendalian.
"Pertama dari sisi legal framework undang-undang cukai tak pernah memberikan pembebasan karena memang prinsipnya cukai adalah pengendalian. Karena justru dengan memberikan pembebasan terbalik dari filosofi cukai," ujarnya.
"Kedua PP FTZ sebenarnya memberi ruang karena di situ kalimatnya untuk konsumsi diberikan pembebasan. Kombinasi dua legal framework kita analisa kemudian kita menyimpulkan bahwa sebenarnya pembebasan barang kena cukai untuk FTZ tidak tepat, rokok sama minuman," sambungnya.
Pertimbangan kedua ialah dari sisi operasional. Menurut Heru, dari analisa lanjutan, barang yang dibebaskan cukai malah mengalir ke wilayah-wilayah sekitarnya.
"Kedua sisi review operasional, kita sudah mendapat informasi sebelumnya termasuk dari KPK, bahwa kota-kota yang dikeluarkan itu menurut analisa lanjutan terlalu banyak atau over kuota. Dampak dari over kuota adalah mengalirnya barang-barang itu keluar FTZ, terutama dari Batam terutama case rokok dari Batam ke pesisir timur Sumatera," ujarnya.
"Dari dua aspek utama tadi maka diputuskan tidak lagi diberikan pembebasan," tutupnya. (dna/dna)
Sumber :
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4552650/batam-cs-tak-lagi-bebas-cukai?_ga=2.8545909.1325100318.1558060665-1549130391.1509338617
Tuesday, May 14, 2019
Cacar Monyet dari Singapura
Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, mengantisipasi penularan virus cacar monyet atau monkeypox, setelah Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan penemuan penderita penyakit tersebut di negaranya.
Menyikapi hal ini Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusumarjadi, menuturkan akan menyiapkan sebuah alat sebagai langkah antisipasi agar tidak menyebar di Indonesia.
"Saya sudah berbincang dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), untuk menyiagakan alat pendeteksi panas tubuh, sebagai langkah antisipasi," kata Didi seperti yang dikutip dari Antara, Minggu (12/5).
Ia menyatakan dengan alat itu, maka suhu tubuh setiap warga negara Indonesia dan asing yang baru memasuki wilayah Batam akan dipindai.
Bila diketahui suhunya tinggi, atau melebihi batas normal, maka akan langsung dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut.
Dan bila diduga yang bersangkutan positif menderita cacar monyet, maka akan langsung dibawa ke ruang isolasi di RS Badan Pengusahaan Batam atau RS Umum Daerah Embung Fatimah.
"Untuk kewaspadaan umum setiap RS yang curiga ada gejala cacar, ambil darah. Di BPLTKS bisa," kata dia.
Tidak hanya itu, bila seorang penumpang kapal dicurigai mengidap cacar Singapura, maka seluruh penumpang kapal harus ikut dikarantina.
"Karena penularannya melalui kontak langsung. Masa inkubasi 5-7 hari baru terlihat gejalanya," kata dia.
Gejala cacar monyet sama dengan cacar lainnya, antara lain demam dan gangguan pernafasan. Menurutnya yang membuat penyakit itu berbahaya adalah radang pernafasan.
"Cacarnya sama, virusnya sama," kata dia.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan warga Batam untuk menghindari bepergian ke Singapura, agar terhindar dari penularan virus itu.
Cacar monyet adalah infeksi virus langka yang sebenarnya tidak dapat menyebar dengan mudah antarmanusia.
Penularan utama dari hewan ke manusia terjadi lewat kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, atau kulit hewan yang terinfeksi. Memakan daging yang tidak dimasak dengan baik dari hewan yang terinfeksi juga mungkin menjadi salah satu cara penularan.
Sementara, penularan sekunder dari manusia ke manusia dapat terjadi melalui kontak tatap muka dalam waktu yang lama dengan orang yang terinfeksi, lesi kulit atau benda yang terkontaminasi cairan pasien.
Saat sudah terinfeksi, cacar monyet ini mengalami masa inkubasi selama 5 hingga 21 hari sampai munculnya gejala.
Pada periode 0-5 hari ditandai dengan muncul demam, sakit kepala hebat, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri punggung, nyeri otot, dan kurang bertenaga.
Virus ini mirip dengan cacar (variola atau smallpox, bukan cacar air) meskipun lebih ringan.
Tak ada pengobatan khusus atau vaksin yang tersedia untuk menangkal cacar monyet. Tapi, WHO menyatakan vaksin cacar 85 persen efektif mencegah cacar monyet.
Sumber :
https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190512151646-255-394144/batam-antisipasi-penularan-cacar-monyet-dari-singapura
Related Posts
-
Kodepos: 29433, Kode Tlp: 0770 Muka Kuning adalah wilayah kelurahan di wilayah kecamatan Sei Beduk (Sungai Beduk) Kota Batam, Kepulaua...
-
Panbil Mall adalah salah satu pusat perbelanjaan di Batam. Mal ini didirikan pada tahun 2008. Mal ini terdiri dari 3 lantai dengan pen...
-
Miris! 20 Galangan Kapal di Batam Tutup Akibat Merosotnya Pesanan Merosotnya bisnis perkapalan menyebabkan turunnya permintaan pemesanan kap...
-
Nagoya Hill Shopping Center mal Batam terbaru. Mall Ini mulai membuka pintunya pada tahun 2007 dan memiliki 4 lantai toko-toko ritel. ...
-
Kalahkan Medan, Batam Jadi Kota Paling Makmur di Region Sumatra Kota memang identik dengan kehidupan modern yang gemerlap. Akan tetapi, ...




